Menhan: Interaksi Baik Para Pemimpin Dunia Cara Hadapi Situasi Tak Pasti

ADVERTISEMENT

Menhan: Interaksi Baik Para Pemimpin Dunia Cara Hadapi Situasi Tak Pasti

Wildan Noviansah - detikNews
Jumat, 04 Nov 2022 14:36 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh di Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (26/10/2022).
Foto: Menhan Prabowo Subianto (Fajar Briantomo/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan situasi dunia yang dinamis dan penuh ketidakpastian. Prabowo menyampaikan peristiwa yang terjadi imbas ketidakpastian ini akan berdampak luas.

"Dunia berada dalam situasi yang dinamis, penuh ketidakpastian. Masalahnya sekarang adalah planet kita semakin kecil, setiap negara akan berdampak pada negara lain. Pada masa ini, setiap peristiwa dari berbagai ribuan kilometer memiliki dampak global, termasuk pada seluruh umat manusia," kata Prabowo di Terminal Selatan Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat (4/11/2022).

Prabowo menuturkan peningkatan jumlah persaingan pun menjadi salah satu kendala yang nantinya akan dihadapi. Resolusi dari setiap pimpinan negara dan komunikasi intensif yang terjalin antara negara bisa menjadi solusi terkait permasalahan yang ada.

"Kami berharap para pemimpin yang bijaksana dari pemegang kekuatan terkemuka dunia akan hadir dengan resolusi yang rasional dan dapat mendamaikan kesalahpahaman, peningkatan jumlah persaingan bisa jadi merupakan bagian dari perkembangan dan sejarah manusia," tutur Prabowo.

"Satu-satunya jalan keluar dari kesalahpahaman dan persaingan yang kita alami saat ini adalah dengan komunikasi yang baik, interaksi yang baik," imbuhnya.

Prabowo menyebut acara Indo Defence 2022 yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan bisa menjadi ajang untuk meningkatkan komunikasi yang baik dengan negara-negara yang terlibat.

"Dan saya pikir acara seperti ini bukan hanya acara untuk industri pertahanan. Tetapi forum ini juga dapat memberikan kemungkinan lain, seperti interaksi, untuk membuat kontak satu sama lain, dan komunikasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan dalam gelaran tersebut pemimpin dari berbagai negara bisa saling bercakap terkait pertahanan mereka. Hal tersebut juga nantinya dinilai bisa berguna untuk negara Indonesia.

"Di sini kita melihat para pemimpin dari berbagai negara membangun pertahanan mereka di sini. Kita dapat melakukan percakapan yang akan menjadi sangat penting di hari kemudian," pungkasnya.

Simak juga 'KSAD-KSAL Nyanyi 'Ojo Dibandingke': Di Hati Ini Hanya Ada Pak Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT