Stafsus Jokowi Harap Rumah Digital Disabilitas Lahirkan Talenta Kompetitif

ADVERTISEMENT

Stafsus Jokowi Harap Rumah Digital Disabilitas Lahirkan Talenta Kompetitif

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Jumat, 04 Nov 2022 12:47 WIB
Staf Khusus (Stafsus) Presiden Angkie Yudistia menyampaikan bahwa sebagai masyarakat, penyandang disabilitas memiliki kesetaraan dalam kedudukan, hak, dan peran.
Foto: Staf Khusus (Stafsus) Presiden Angkie Yudistia. (dok. Setkab)
Jakarta -

Rumah Digital untuk Disabilitas yang berlokasi di Jalan Teluk Betung, Tanah Abang, Jakarta Pusat resmi dibuka hari ini. Staf Khusus Presiden RI selaku inisiator, Angkie Yudistia, berharap Rumah Digital untuk Disabilitas jadi wadah yang melahirkan talenta digital yang memenuhi kebutuhan pasar kerja nasional secara vokasi.

"Ke depannya kami ingin dari tempat ini lahir talenta digital penyandang disabilitas yang kompetitif sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, bahwa Indonesia butuh 600 ribu talenta digital setiap tahunnya hingga tahun 2035. Penyandang disabilitas harus mampu melahirkan karya-karya digital Indonesia ke depannya." ungkap Angkie pada wartawan, Jumat (4/11/2022).

Dia menyadari adanya kesulitan penyandang disabilitas dalam mendapatkan akses informasi dan pola berkomunikasi. Hal itu yang juga dirasakan oleh hampir semua ragam penyandang disabilitas di Indonesia.

"Dalam hal literasi digital, penyandang disabilitas sangat minim (kemampuan), salah satunya adalah minimnya komputer di Sekolah Luar Biasa. Sehingga dengan adanya wadah rumah digital untuk disabilitas ini bisa menjadi jawaban, sehingga penyandang disabilitas memperoleh informasi, pelatihan kerja, dan UMKM, serta pendampingan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital," ujar Angkie Yudistia.

Sebelumnya Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengapresiasi keberadaan Rumah Digital untuk Disabilitas yang mengupayakan kesetaraan dalam berekspresi bagi seluruh warga. Hal ini sesuai dengan visi Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi semua.

"Ini menjadi bagian dari kewajiban kita untuk mempermudah rekan-rekan disabilitas dalam berkomunikasi lebih luas lagi, dan tidak merasa sendiri, ada teman. Sehingga mereka bisa mempunyai ide dan memberikan inovasi-inovasi yang kadang kala tidak kita pikirkan," tuturnya.

"Adanya rumah digital ini mempermudah dan menjembatani teman-teman disabilitas dalam memperoleh berbagai informasi bermanfaat melalui dukungan infrastruktur secara teknologi," tambahnya.

Lihat juga video 'Transmigrasi ke TV Digital Bisa Bawa 232 Ribu Lapangan Pekerjaan Baru':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT