Sisi Lain Hakim Agung: Honda Freed, Tanpa Ajudan, Makan Bawa Sendiri

ADVERTISEMENT

Sisi Lain Hakim Agung: Honda Freed, Tanpa Ajudan, Makan Bawa Sendiri

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 03 Nov 2022 18:15 WIB
Gedung Mahkamah Agung
Gedung Mahkamah Agung (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Gaya hidup aparat penegak hukum sedang disorot belakangan ini. Bahkan Presiden Jokowi meminta aparat penegak hukum menahan diri dan berpenampilan sederhana. Lalu bagaimana di lembaga pengadilan?

Saat ini ada 49 hakim agung. Dari jumlah itu, ada sisi lain hakim agung yang tetap dengan kesederhanaannya.

"Iya, saya memakai Honda Freed. Mobil saya sendiri," kata seorang hakim agung yang meminta identitasnya ditutup rapat saat berbincang dengan detikcom, Kamis (3/11/2022).

Si hakim agung sempat kedapatan memakai Honda Freed setiba di Surabaya, akhir pekan lalu. Selepas turun dari pesawat, ia bergegas seorang diri. Sekeluar dia dari pintu kedatangan, seorang sopir muda bertopi merah menjemputnya.

"Nggak ada ajudan," ucapnya.

Sebagai hakim karier dan sudah puluhan tahun bertugas di berbagai pengadilan, bisa saja ia meminta dijemput ajudan dan mobil mewah untuk mengantarnya keliling Jawa Timur. Tapi itu tidak ia lakukan karena alasan ketidaknyamanan. Selain itu, ia selaku pejabat tinggi negara tetap tertib administrasi mengajukan cuti.

"Saya kemarin cuti. Ini suratnya. Jadi tetap harus izin pimpinan," ungkap hakim agung yang pernah menjadi ketua pengadilan negeri di Jakarta itu.

Siapa nyana, di balik kesederhanaannya, nasib orang ditentukan palunya. Hidup mati bandar narkoba, nasib koruptor, nyawa pembunuh sadis, hingga masalah UU ITE, umpamanya. Jauh berbeda dengan aparat penegak hukum lain. Ke mana-mana dikawal ajudan dan aspri. Datang disambut tarian hingga kendaraan mewah mengantar ke mana pun.

"Enakan kayak gini," katanya pendek.

Kesederhanaan lain juga diceritakan hakim agung lainnya. Lagi-lagi ia minta identitasnya ditutup rapat. Salah satunya kebiasaan membawa makanan sendiri dari rumah ke kantor. Alasannya sederhana agar tidak konflik kepentingan di kantornya. Selain itu, ia ke mana-mana tidak pernah dikawal ajudan.

"Ha-ha-ha... tahu dari mana?" katanya tertawa tanpa menampik informasi itu.

Di sisi lain, gaya hidup pimpinan Komisi Yudisial (KY) tengah disorot. Sebab, memakai mobil mewah New Alphard. Salah satunya disesalkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Sebab, mereka sudah dibekali Camry untuk dinas sehari-hari.

"KY itu kan pengawasan MA. Dan untuk menjadi pengawas yang hebat dan berwibawa, itu harus menjadi contoh dan teladan yang baik. Contoh teladan yang baik bagi kita adalah sederhana," ujar Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Kamis (20/10/2022).

Menurut Boyamin, KY seharusnya menghormati adat dan norma Indonesia, yaitu kesederhanaan. Sebagai pejabat publik, apalagi pengawas hakim, kesederhanaan menjadi kunci agar dihormati masyarakat.

"Kami berharap KY menunjukkan sikap sederhana. Mobil tidak perlu mewah. Juga barang-barang fasilitas mewah, main golf, kunjungan ke luar negeri kelas 1," ucap Boyamin.

Simak juga 'Jokowi Terima Banyak Laporan Soal Pungli hingga Gaya Hidup Mewah Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/rdp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT