SBY Instruksikan Pemutakhiran Alat Deteksi Gempa & Tsunami

SBY Instruksikan Pemutakhiran Alat Deteksi Gempa & Tsunami

- detikNews
Selasa, 18 Jul 2006 22:15 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengintruksikan pemutakhiran sistem peringatan dini gempa dan tsunami yang telah terpasang di beberapa pantai di wilayah RI. "Sekaligus memperluas jaringan informasi otomatis ke media-media massa. Bagaimana informasi itu muncul instan dalam bentuk breaking news, lalu disebarkan ke pejabat daerah di lapangan," kata Wapres/Ketua Bakornas Jusuf Kalla (JK), mengutip pernyataan SBY, di Kantor Presiden, Jl Veteran, Jakarta Selasa (18/7/2006). Pernyataan ini disampaikan JK pada wartawan usai rapat kabinet membahas hasil sementara tanggap darurat bencana tsunami di sejumlah daerah di pantai selatan Pulau Jawa. Rapat yang berlangsung hampir lima jam ini dimulai pukul 16.00 WIB dan diikuti 23 menteri. Dari hasil evaluasi terhadap laporan Menko Kesra Aburizal Bakrie yang baru tiba dari lokasi kejadian, diakui peralatan yang telah dipasang sementara ini di pantai utara Sumatera belum memberi peringatan datangnya tsunami. Alasannya, alat itu hanya mamapu mendeteksi titik gempa yang jaraknya jauh, bukan dekat seperti terjadi di Cilacap dan Pangandaran. Namun demikian, latihan mengahadapi tsunami justru memberi hasil. Warga banyak yang berhasil lolos dari maut karena langsung menyelamatkan diri ke dataran lebih tinggi begitu melihat gejala tsunami. "Memang ada korban jiwa dalam jumlah besar, tapi lebih banyak masyarakat yang berhasil terlindungi. Warga yang tewas sebagian besar karena sedang berada di laut atau tidur di rumah, sehingga terlambat lari," kata JK. (fjr/)


Berita Terkait