Komunitas Internasional Diminta Bersatu Hadapi Israel
Selasa, 18 Jul 2006 18:13 WIB
Jakarta - Terpecahnya sikap Liga Arab dan mandulnya Dewan Keamanan PBB untuk megeluarkan resolusi terhadap serangan brutal Israel ke Libanon, menjadi penyebab negara zionis bebas melakukan apa saja. Amerika adalah pihak yang harus bertanggung jawab."Kami mengutuk keras hegemoni dan serangan Israel terhadap kedaulatan Palestina dan Libanon," seru Wakil Ketua Umum DPP Partai Bintang Reformasi Djafar Badjeber dalam jumpa pers di Kantor DPP PBR. Jl KH Abdullah Syafi'i. Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2006).PBR merasa prihatin atas ketidakmampuan lembaga-lembaga internasional terutama PBB dalam mengambil peran penyelesaian konflik ini. Selain itu menurut Djafar, sikap pemerintah yang hanya pasif tanpa mengambil inisiatif apapun dinilai mengecewakan bagi umat Islam Indonesia."Kami mendesak pemerintah RI untuk menggunakan semua saluran diplomatik seperti ASEAN, APEC, OKI, Gerakan Non Blok, dan lain-lain untuk menghentikan agresi Israel," ujar Djafar.Untuk itu PBR mengajak seluruh masyarakat internasional terutama umat Islam di seluruh dunia bersatu menghadapi kekejaman Israel melalui gerakan moral. Umat Islam juga diminta mendoakan rakyat Palestina dan Libanon agar diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi konflik ini."Boikot semua produk-produk Israel dan Amerika yang ada," tandas Djafar.
(bal/)











































