Kesra: 341 Orang Tewas,229 Hilang

Tsunami di Laut Selatan

Kesra: 341 Orang Tewas,229 Hilang

- detikNews
Selasa, 18 Jul 2006 19:54 WIB
Jakarta - Data korban meninggal dan hilang akibat gempa bumi dan tsunami di pantai selatan Jawa masih terus berubah. Kantor Menko Kesra mencatat, jumlah warga yang meninggal 341 orang dan yang hilang 229 orang.Demikian data yang berhasil dihimpun Kementerian Koordinator Kesra yang disampaikan oleh Sekretaris Menko Kesra Sutedjo Juwono saat jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (18/7/2006)."Dari jumlah orang yang hilang itu sampai saat ini masih dilakukan penyisiran," kata Juwono. Di Jawa Barat, jumlah warga hilang mencapai 106 orang dengan perincian Ciamis 84, Tasikmalaya 22. Sedangkan di Jawa Tengah, jumlah orang hilang 123 dengan perincian Cilacap 73 dan Kebumen 46. Sementara korban meninggal keseluruhan 341 orang. Di Jawa Barat 239 orang dengan perincian Ciamis 182 orang, Tasikmalaya 54 dan Kota Banjar 3. Jawa Tengah 102 orang dengan perincian Cilacap 91, Kebumen 7, dan Gunung Kidul 4. Tercatat pula 3 WNA asal Jepang, Belgia dan Swedia tewas, dan 3 WNA Arab luka-luka.Korban luka berat di Ciamis tercatat 70 orang, Tasikmalaya 24 dan luka ringan 58. Jumlah pengungsi di Jawa Barat sebanyak 23.400 KK dan Jawa Tengah 35.239 jiwa.Menurut Sutedjo, di Cilacap warga mengungsi karena takut terhadap kemungkinan adanya tsunami susulan. "Rumah dalam kondisi cukup baik, tapi rasa takut membuat dia lari ke gunung," kata Sutedjo Juwono."Cilacap termasuk beruntung karena di sebelah selatan ada Pulau Nusakambangan yang juga berfunsi sebagai penahan ombak," imbuhnya.Menyangkut bantuan bagi korban gempa dan tsunami, Depkes sudah mengirimkan 100 kantong mayat dan segera menyusul 500 kantong mayat lagi. Telah dikirim pula selimut dan sarung masing-masing 5.000 potong dan biskuit 3 ton. Sedangkan Pemda sudah menyiapkan tenda, genzet dan obat-obatan.Sejauh ini persediaan makanan dan obat-obatan masih aman. Bantuan uang juga sudah diberikan untuk Ciamis Rp 500 juta, Cilacap Rp 250 juta dan Tasikmalaya Rp 250 juta.Terkait makin menipisnya anggaran tanggap darurat, Menko Kesra mengajukan tambahan dana di APBN-P sebesar Rp 1,7 triliun dengan asumsi belum ada bencana gempa bumi dan tsunami di pantai selatan Jawa. Setelah ada bencana, Menko Kesra akan mengajukan lagi tambahan dana Rp 1,5 triliun, sehingga totalnya Rp 3,2 triliun, di mana Rp 300 miliar akan dianggarakan ke Depsos untuk tunjangan hidup dan kematian. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads