Pakai Open Source untuk Digitalisasi, BPJS Kesehatan Raih Penghargaan

ADVERTISEMENT

Pakai Open Source untuk Digitalisasi, BPJS Kesehatan Raih Penghargaan

Yudistira Imandiar - detikNews
Rabu, 02 Nov 2022 17:16 WIB
Pakai Open Source untuk Digitalisasi, BPJS Kesehatan Raih Penghargaan
Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

BPJS Kesehatan memperoleh penghargaan dari Red Hat APAC Innovation Awards 2022. Penghargaan diberikan atas penggunaan teknologi open source modernisasi infrastruktur teknologi.

BPJS Kesehatan memperoleh penghargaan untuk kategori Cloud-Native Development. Penyelenggara program JKN-KIS itu dinilai aktif melakukan berbagai inovasi layanan digital, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Edwin Aristiawan mengungkapkan penggunaan teknologi open source oleh BPJS Kesehatan saat ini mendorong berbagai inovasi digital yang diharapkan mampu memudahkan peserta dalam mengakses layanan.

BPJS Kesehatan, lanjutnya, terus meningkatkan ekosistem digital bukan hanya untuk peserta, namun juga mitra kerja seperti fasilitas kesehatan maupun pertukaran data dengan stakeholder misalnya perbankan atau kementerian dan lembaga terkait.

"Di masa pandemi COVID-19, penggunaan layanan digital merupakan hal yang tidak bisa dielakkan. BPJS Kesehatan harus memberikan solusi kepada peserta maupun mitra dan stakeholder agar pelayanan tidak terhambat akibat adanya pembatasan sosial. Tentu hal ini mendorong BPJS Kesehatan untuk mengembangkan berbagai inovasi digitalisasi yang tidak lepas dari dukungan mitra kerja seperti Red Hat Inc, yang membantu dalam memberikan solusi open source," tutur Edwin dalam keterangan tertulis, Rabu (2/11/2022).

Edwin menambahkan transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan telah menyumbang kontribusi besar dalam revolusi tatanan layanan kesehatan di Indonesia. Ia menjabarkan pelayanan tanpa tatap muka melalui berbagai kanal digital, sistem antrean online, konsultasi dokter online pada Mobile JKN, serta simplifikasi proses rujukan untuk pasien hemofilia dan thalasemia mayor, memudahkan peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan.

Selain itu, Edwin mengulas di masa pandemi COVID-19 BPJS Kesehatan mengembangkan pemanfaatan teknologi yang tepat guna, seperti pertukaran data untuk komorbid dan vaksinasi. BPJS Kesehatan mengembangkan pencatatan Vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat Indonesia melalui pengembangan aplikasi P-Care Vaksinasi.

"Tentu kami terus berupaya untuk meningkatkan customer experience dan peningkatan kualitas layanan yang juga menjadi fokus utama kami. Kami juga terus berupaya meningkatkan platform yang sudah kami bangun agar dapat menjalankan aplikasi dengan cepat, secara otomatis dan aman," ujar Edwin.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT