Komnas HAM: Broadcaster Ngeluh Sponsor Hilang Jika Laga Arema Ganti Sore

ADVERTISEMENT

Komnas HAM: Broadcaster Ngeluh Sponsor Hilang Jika Laga Arema Ganti Sore

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 02 Nov 2022 15:59 WIB
Jakarta -

Komnas HAM mengungkapkan, sebelum pertandingan Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan digelar, ada diskusi antara PT LIB dan Indosiar selaku broadcaster. Pihak Indosiar mengeluh takut kehilangan sponsor sehingga menolak pergantian jadwal pertandingan.

Hal itu diungkap oleh komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat memaparkan hasil temuan Tragedi Kanjuruhan. Beka awalnya mengungkapkan Polres Malang sudah bersurat kepada pelaksana yang ditembuskan ke PSSI meminta jadwal pertandingan dimajukan.

"Dinamika jadwal pertandingan Arema FC dan Persebaya. Pada tanggal 13 September 2022, Kapolres mengirimkan surat secara resmi kepada pelaksana yang juga ditembuskan kepada Ketua PSSI. Jadi, selain kepada Panpel, Kapolres juga mengirim surat ditembuskan kepada Ketua PSSI, meminta agar jadwal pertandingan dimajukan ke pukul 15.30 WIB dengan pertimbangan keamanan," kata Beka saat jumpa pers di kantornya, Selasa (2/11/2022).

"Pada tanggal 13 September 2022, PT LIB berkomunikasi dengan pihak Indosiar melalui pesan WhatsApp terkait surat perubahan kick off dari Polres Malang. Jadi ada diskusi antara LIB dengan Indosiar terkait permintaan perubahan jadwal dari Polres Malang," lanjutnya.

Beka mengatakan Indosiar mengeluh pertandingan super-big match tidak lagi tayang saat prime time sehingga berpotensi kehilangan sponsor. Indosiar lalu kekeh menawarkan kick off tetap dilakukan malam hari.

"Fakta komunikasi tersebut, pihak Indosiar merespons bahwa perubahan jadwal ini membuat pihak broadcaster kesulitan. Para sponsor mengeluh karena laga super big match, salah satunya Arema FC dan Persebaya, tidak lagi tayang di prime time dan berpotensi kehilangan sponsor. Pihak broadcaster tetap berpendirian bahwa pertandingan harus dilangsungkan pada malam hari, menawarkan kick off dari pukul 20.00 WIB ke pukul 19.30 WIB tapi tetap di Malang. Tawaran dari broadcaster seperti itu," jelasnya.

Selanjutnya, kata Beka, Panpel menerima jawaban dari PT LIB meminta Arema FC berkoordinasi secara optimal dengan pihak keamanan. Hal itu agar pertandingan bisa berjalan sesuai jadwal.

"Pada tanggal 19 September 2022, Kapolres menerima soft copy surat jawaban PT LIB ke Panpel tertanggal 19 September yang berisi pernyataan bahwa PT LIB meminta Arema FC berkoordinasi secara optimal dengan pihak keamanan, terutama Kapolres Malang, untuk tetap melaksanakan pertandingan Arema FC vs Persebaya sesuai jadwal yang telah ditentukan," imbuhnya.

(dek/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT