Jokowi Bakal Telepon 3 Pemimpin Belum Konfirmasi Kedatangan KTT G20 Bali

ADVERTISEMENT

Jokowi Bakal Telepon 3 Pemimpin Belum Konfirmasi Kedatangan KTT G20 Bali

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 02 Nov 2022 11:58 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap tinggal 3 pemimpin negara yang belum mengkonfirmasi kedatangan ke KTT G20 di Bali. Jokowi bakal menelepon langsung ketiga pemimpin tersebut.

"G20 tinggal 3 yang belum, nanti akan saya telepon untuk konfirmasi kedatangan yang beliau," kata Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2022).

Jokowi menyebutkan sekitar 18 pemimpin sudah bersedia untuk hadir di KTT G20. Jokowi mengatakan angka itu sangat tinggi di tengah situasi dunia yang dilanda ketidakpastian.

"Tapi 17-18 sebuah angka yang banyak sekali di dalam keadaan normal itu banyak sekali, artinya di situasi sangat sulit sekali beliau-beliau datang itu sebuah kehormatan bagi kita," imbuh Jokowi.

Sementara itu, Jokowi direncanakan bertolak ke Bali untuk menghadiri KTT G20 pada pertengahan November. Jokowi akan tiba di Bali pada 14 November.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi setelah melaporkan sejumlah persiapan penyelenggaraan G20 ke Jokowi di Istana Presiden, Jakarta, Senin (31/10). Retno mengatakan persiapan penyelenggaraan KTT G20 secara keseluruhan sudah berjalan dengan baik.

"Secara keseluruhan, in general, alhamdulillah so far semua persiapan berjalan dengan baik," ujar Retno.

KTT G20 di Bali akan digelar pada 15-16 November 2022. Retno menyatakan hingga saat ini tingkat kehadiran para pemimpin G20 sangat tinggi.

Retno menyebutkan, Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak dan PM Italia Giorgia Meloni sudah mengkonfirmasi kehadirannya di KTT G20. Retno menyampaikan beberapa pemimpin negara masih menunggu konfirmasi kehadiran karena situasi khusus.

"Brazil baru saja putaran kedua election-nya sudah selesai, tapi juga serah terimanya atau Presiden baru mulai akan menjabat 1 Januari sehingga kita masih menunggu dari Brazil siapa yang akan mewakili Brazil di dalam KTT nanti," kata Retno.

(knv/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT