Potensi Ancaman Udara di IKN, TNI AU Minta Tambahan Jet Tempur hingga Rudal

ADVERTISEMENT

Potensi Ancaman Udara di IKN, TNI AU Minta Tambahan Jet Tempur hingga Rudal

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 02 Nov 2022 10:47 WIB
Sejumlah prajurit TNI melakukan parade sepanjang Istana Merdeka hingga Bundaran HI, Rabu (5/10/2022).
Ilustrasi alutsista (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

TNI AU mendeteksi adanya potensi ancaman udara di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. TNI AU meminta alat utama sistem senjata (alutsista) ditambah di titik-titik tertentu di Kalimantan.

"Adanya ancaman potensi keamanan wilayah udara di wilayah IKN nanti adalah pelanggaran wilayah udara oleh pesawat negara dan sipil asing," ujar Pj Pabandya Bimpamad Paban II Sintel Mabes TNI AU Kapten Sus Stephanus Yusuf dalam acara Seminar Nasional Sekkau A-112, Rabu (2/11/2022).

Yusuf menyebut ancaman udara ini berpotensi terjadi karena IKN dekat dengan jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia II (ALKI II). Menurut website politik.brin.go.id, jalur ALKI II merupakan jalur perdagangan dan pelayaran internasional yang memiliki nilai strategis.

Jalur ALKI II dinilai ekonomis dan aman untuk dilalui. Jalur ALKI II yakni melewati Selat Makassar-Selat Lombok membelah sisi Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur.

"Hal ini dimungkinkan terjadi karena posisi letak IKN yang dekat dengan ALKI II," kata Yusuf.

Untuk itu, terang Yusuf, perlu adanya penambahan Alutsista di sejumlah titik di Pulau Kalimantan. Yusuf mengidentifikasi 3 titik yang perlu ditambah Alutsista.

"Sistem pertahanan sekiranya yang dapat dilaksanakan adalah dengan gelar Alutsista yang terdiri dari pesawat tempur, satuan rudal, penambahan 3 satuan radar di Putussibau, Singkawang, dan Banjarmasin," ucapnya.

"Karena masih adanya blank spot area di atas Kepulauan Kalimantan," pungkasnya.

Lihat juga video 'Sri Mulyani Tepis Pemerintah Cuma Bahas Infrakstrukur-IKN Saja':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT