Tsunami Laut Selatan
Bocah 4 Tahun Ditemukan Paman
Selasa, 18 Jul 2006 13:09 WIB
Pangandaran - Kisah pilu terjadi ketika Ega, bocah 4 tahun berhasil ditemukan sang paman. Ega sempat menghilang akibat terjangan tsunami di Pangandaran, Jawa Barat. Ketika bertemu, air mata pun bercucuran di pipi sang paman.Ceritanya, pada saat bencana tsunami terjadi, Ega sebenarnya berhasil selamat. Namun terjangan ombak itu membuat Ega terpisah dari neneknya yang selama ini memeliharanya.Menurut cerita seorang petugas kepolisian Banjar, Brigadir Asep, Senin 17 Juli 2006 malam, ada seseorang yang mengantarkan Ega ke Polres Banjar. Saat itu, orang tersebut mengaku menyelamatkan Ega dari Desa Pangandaran, saat gelombang tsunami terjadi."Dia dititipkan kepada kami, lalu karena kami tidak tahu di mana keluarganya, makanya kita bawa ke lokasi ini, mungkin saja ada yang mengenali," jelas Asep kepada detikcom, Selasa (18/7/2006).Namun meski selamat, Ega tampaknya masih mengalami trauma akibat peristiwa tsunami itu. Ini terbukti, ketika wartawan berusaha menanyakan seputar peristiwa yang menimpanya, Ega masih enggan berbicara.Setelah Ega dibawa ke lokasi dekat Pantai Pangandaran dan diistirahatkan di sebuah posko bencana. Tak beberapa lama kemudian ada seorang pria yang tak lain adalah pamannya yang mengaku mencari seorang anak berusia 4 tahun bernama Ega.Dan akhirnya Ega pun berhasil dipertemukan dengan pamannya, Harjono (27). Harjono pun berlari dari kejauhan begitu melihat sang keponakan dapat selamat. Tanpa basa-basi Harjono langsung memeluk Ega sambil meneteskan air mata. "Ini keponakan saya. Ini keponakan saya," seru Harjono sambil menangis tersedu-sedu.Namun petugas tidak begitu saja mempercayai lirihan Harjono, karena khawatir orang ini bermaksud jahat kepada Ega. Baru setelah meminta keterangan dan ada kecocokan, petugas akhirnya menyerahkan Ega kepada Harjono yang terlihat sendu.
(ahm/)











































