Cerita Ibu Hamil Manfaatkan JKN Jelang Persalinan: Saya Lebih Tenang!

ADVERTISEMENT

Cerita Ibu Hamil Manfaatkan JKN Jelang Persalinan: Saya Lebih Tenang!

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 30 Okt 2022 09:20 WIB
Peserta BPJS Kesehatan
Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Fitrianti Fadillah (21), warga Tanjungsari Sumedang, mengaku bahagia dengan kehamilannya yang kini menginjak delapan bulan. Ia mengaku tenang karena sudah terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk dapat pelayanan Kesehatan, termasuk persalinannya.

Menurut Fitrianti, diperlukan persiapan yang matang sehingga tidak ada kendala nantinya saat sang buah hati lahir. Ia mengatakan ibu hamil harus aktif berpartisipasi pada masa kehamilan hingga tiba waktunya bersalin. Dengan dukungan dari orang terdekat, ibu hamil juga semestinya sudah membuat persiapan menjelang persalinan.

"Apalagi saya baru mengandung anak pertama, jadi persiapan ini penting untuk lebih memastikan proses persalinan lancar. Kini saya lebih tenang untuk menghadapi proses persalinan ini karena Program JKN telah saya miliki sebagai penjamin bilamana diperlukan pelayanan kesehatan," ungkap Fitrianti dalam keterangan tertulis, Minggu (30/10/2022).

Fitri menambahkan tidak hanya persalinan saja yang dijamin Program JKN, sebab sejak awal kehamilannya ia selalu menggunakan kartu JKN untuk memeriksakan kandungannya di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Bahkan, saat ia sakit dan memerlukan pelayanan kesehatan, ia tinggal menunjukkan kartu JKN kepada petugas FKTP dan segera bisa dilayani. Semua itu diperolehnya tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun, baik di FKTP maupun di rumah sakit.

"Yang penting kita mengerti apa saja prosedur yang harus kita lalui, dan jangan takut salah karena ada petugas BPJS Kesehatan maupun petugas fasilitas kesehatan yang bisa kita tanya-tanya kalau kita butuh informasi lebih lengkap. Selama status kartu JKN kita aktif dan kita sudah ikuti prosedur, pasti dijamin BPJS Kesehatan biayanya," jelasnya.

Ia mengaku terbantu dengan hadirnya digitalisasi BPJS Kesehatan yang memudahkan para peserta. Mulai dari akses berbagai layanan melalui Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), hingga BPJS Kesehatan Care Center 165.

Menurutnya, semua layanan digital tersebut sangat membantu masyarakat, calon peserta, dan peserta JKN untuk mengakses layanan yang mereka perlukan. Terlebih jika bagi orang yang sibuk dengan aktivitas sehari-hari maupun yang memang cukup jauh untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan.

"Saya berterima kasih sekali pada BPJS Kesehatan yang selalu inovatif dan solutif menjawab kebutuhan masyarakat. Semoga Program JKN ini terus berlangsung dan tidak ada lagi yang jatuh miskin karena membayar biaya berobat di saat sakit," pungkasnya.

Simak juga 'Menko PMK: Banyak Kalangan Menengah ke Atas Belum Daftar BPJS Kesehatan':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT