Febri Diansyah Sebut Ada 4 Bukti Dugaan Kekerasan Seksual ke Istri Sambo

ADVERTISEMENT

Febri Diansyah Sebut Ada 4 Bukti Dugaan Kekerasan Seksual ke Istri Sambo

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 25 Okt 2022 09:28 WIB
Febri Diansyah
Foto: Febri Diansyah, kuasa hukum Putri Candrawathi yang merupakan istri sambo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah, mengungkapkan ada empat bukti dugaan kekerasan seksual kepada kliennya saat di Magelang, Jawa Tengah. Empat bukti tersebut mulai dari hasil pemeriksaan psikologi hingga saksi-saksi.

Hal tersebut disampaikan Febri melalui akun Twitter-nya, Selasa (25/10/2022). Febri mulanya menekankan bahwa terjadinya kekerasan seksual tidak serta merta menghilangkan pertanggungjawaban pelaku pembunuhan. Namun, dia ingin agar keutuhan peristiwa dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat tidak dikaburkan.

"Sebelumnya, perlu dipahami fakta tentang kekerasan seksual ini secara hukum tetap tidak akan menghilangkan pertanggungjawaban pelaku pembunuhan. Namun demi keutuhan peristiwa, jangan sampai ada bagian yang dihilangkan atau dipotong-potong. Apalagi dikaburkan di depan majelis hakim yang mulia," kata Febri.

Febri mengatakan, peristiwa yang terjadi pada 7 Juli 2022 dihilangkan dalam dakwaan, sehingga membuat apa yang terjadi di Magelang menjadi bias. Padahal, menurut Febri, bukti dugaan kekerasan seksual terhadap Putri tidak hanya bersandar pada keterangan istri Ferdy Sambo itu saja.

"Kejadian tanggal 7 Juli 2022 ini dihilangkan dalam Dakwaan. Peristiwa lanjutannya tiba-tiba muncul sehingga membuat bias tentang apa yang sebenarnya terjadi di Magelang saat itu. Bukti kekerasan seksual tidak hanya bersandar pada 1 keterangan Bu Putri saja, tapi ada 3 bukti lain & beberapa saksi petunjuk," tuturnya.

Hal itu, kata Febri, juga senada dengan apa yang disampaikan Komnas Perempuan sebelumnya. Karena itu lah Febri ingin menjelaskan mengenai bukti-bukti kekerasan seksual yang diduga terjadi pada Putri Candrawathi.

"Sebelumnya, Komnas Perempuan sudah menyampaikan hal ini, namun kita tahu ada serangan balik. Hingga pernyataan tersebut tenggelam. Bbrpa waktu berikutnya, Komnas HAM bicara kembali dalam rekomendasinya. Demi kejernihan peristiwa, saya ingin menjelaskan 4 bukti adanya kekerasan seksual tersebut," ujar Febri.

Apa saja bukti tersebut?

Pertama, keterangan Korban, Putri Candrawathi. Febri mengatakan keterangan Putri mengenai terjadinya dugaan kekerasan seksual itu sudah disampaikan kepada penyidik.

"Disampaikan pada penyidik dan dituangkan di BAP tanggal 26 Agustus 2022," ungkapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat Video: Sidang Lanjutan Bharada E Digelar, Keluarga Yosua Akan Dihadirkan

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT