Menag Harap Kuota Haji RI 2023 Kembali Seperti Sebelum Pandemi

ADVERTISEMENT

Menag Harap Kuota Haji RI 2023 Kembali Seperti Sebelum Pandemi

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 24 Okt 2022 20:31 WIB
Menag dan Menteri Haji Saudi Bahas Kemudahan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
Yaqut Cholil dan Tawfiq (Dok. Kementerian Agama)
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berharap Pemerintah Arab Saudi menambah kuota haji Indonesia. Yaqut meminta syarat pembatasan usia 65 tahun dihapus karena jumlah calon anggota jemaah haji RI yang berusia lanjut sangat banyak.

Hal itu disampaikan Yaqut saat bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al Rabiah. Pertemuan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta, Senin (24/10/2022).

"Kami berharap, setelah pandemi membaik, kuota akan kembali normal," katanya.

Yaqut juga berharap syarat haji usia 65 tahun dihapus. Tawfiq menyampaikan pemberlakuan syarat itu dalam konteks kondisi pandemi COVID-19. Jika ada perbaikan keadaan, katanya, tentu akan ada perubahan kebijakan terkait pembatasan umur.

"Saya yakin, kalau sudah normal kondisinya, maka akan ada kelonggaran. Kabar baiknya, pandemi COVID-19 sudah semakin mereda," ucapnya.

Kemudahan Umrah

Dalam pertemuan ini, Yaqut dan Tawfiq juga membahas tentang kemudahan umrah. Ada tiga kemudahan umrah yang diberikan Arab Saudi untuk Indonesia.

Pertama, pihaknya telah menghapus syarat mahram bagi anggota jemaah perempuan. Kedua, masa berlaku visa umrah diperpanjang hingga 90 hari. Ketiga, visa umrah bisa digunakan untuk mengunjungi seluruh wilayah Saudi, tidak hanya untuk ke Mekah dan Madinah.

Menteri Haji Tawfiq juga menegaskan tidak ada persyaratan kesehatan apapun bagi jemaah umrah. Batas usia juga tidak ada.

"Tidak ada syarat kesehatan dan tidak ada syarat umur," tegas Tawfiq.

Pemerintah Saudi, lanjut Tawfiq, juga telah menyiapkan platform 'Nusuk'. Dengan aplikasi ini, setiap orang bisa memilih paket yang ada.

"Visa akan keluar tidak lebih dari 24 jam. Kami terus berusaha memberikan kemudahan," papar Menteri Tawfiq.

"Sekarang visa umrah bisa berlaku hingga 90 hari dan jemaah bisa berkunjung ke seluruh wilayah Saudi. Ini informasi yang sangat menggembirakan, khususnya buat umat Islam yang ingin datang ke Tanah Suci," imbuh Tawfiq.

(zap/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT