Pria Anyer Tewas Dikeroyok Usai Tusuk Istri, Polisi Periksa 4 Saksi

ADVERTISEMENT

Pria Anyer Tewas Dikeroyok Usai Tusuk Istri, Polisi Periksa 4 Saksi

M Iqbal - detikNews
Minggu, 23 Okt 2022 16:34 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Ilustrasi (Foto: iStock)
Cilegon -

Pria berinisial SS (40) tewas dikeroyok warga usai menusuk istri dan 2 kakak iparnya di Anyer, Serang, Banten. Polisi telah memeriksa 4 saksi terkait kasus itu.

Polisi masih mendalami motif SS menusuk istri dan kakak iparnya hingga harus dilarikan ke rumah sakit dengan berbagai luka di tubuh mereka. SS diketahui tewas dihakimi massa usai menusuk ketiga orang tersebut.

"Empat (saksi diperiksa), warga sekitar," kata Kasi Humas Polres Cilegon Iptu Sigit Dermawan saat dikonfirmasi via pesan singkat, Minggu (23/10/2022).

Pemeriksaan saksi akan dilakukan secara maraton kepada para pihak yang mengetahui peristiwa tersebut. Sedangkan para korban belum dapat dimintai keterangan lantaran masih menjalani perawatan di Puskesmas Anyer.

"Motif belum diketahui, sementara para korban belum dapat memberikan keterangan karena dalam perawatan medis di Puskesmas Anyer," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro mengatakan, selain pemeriksaan terhadap para saksi, polisi menyita beberapa barang bukti kasus ini. Barang bukti yang disita adalah pisau hingga gendongan bayi.

"Barang bukti yang diamankan berupa 1 bilah gagang pisau dan sarung pisau dengan panjang lebih kurang 10 cm, tali tambang plastik, pakaian, sehelai sarung bantal, 3 helai selimut, sehelai mukena atau alat salat wanita, sehelai kain gendong," kata Eko.

Pria Anyer Tusuk Istri Tewas Dikeroyok

Seorang pria berinisial SS (40) tega memukul hingga menusuk istrinya berinisial KH (35) dan 2 kakak iparnya di Anyer, Serang, Banten. SS kemudian dihajar massa hingga tewas.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (22/10) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Kejadian berawal saat saudara istri pelaku, SI, mendengar KH berteriak minta tolong. SI kemudian melapor ke TN (43) dan DAS (25) yang keduanya kakak ipar pelaku.

"Mendengar teriakan tersebut kemudian Saudara TN dan Saudari DAS menyerahkan anaknya kepada Saudari SI, setelahnya langsung masuk ke dalam rumah untuk menolong KH yang sedang dianiaya oleh pelaku," kata Kapolres Cilegon melalui keterangannya, Minggu (23/10).

Simak selengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT