Postingan 'Eliminasi Teman Burukmu' Pembunuh Icha Jadi Sorotan

ADVERTISEMENT

Postingan 'Eliminasi Teman Burukmu' Pembunuh Icha Jadi Sorotan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Okt 2022 16:16 WIB
Christian Rudolf Tobing, tersangka pembunuhan wanita di apartemen Jakarta Pusat.
Christian Rudolf Tobing, tersangka pembunuhan wanita di apartemen Jakarta Pusat. (Foto: dok. Istimewa/Instagram)
Jakarta -

Postingan Christian Rudolf Tobing (36), tersangka pembunuh Ade Yunia Rizabani atau Icha (36), di akun Instagram menuai sorotan. Publik mengaitkan postingan Rudolf itu dengan pembunuhan yang dilakukan kepada Icha, yang merupakan teman baiknya. Apa postingan Rudolf itu?

"Kesengsaraan hidupmu berawal dari teman burukmu," demikian tulisan pada foto gambar Rudolf di akun Instagramnya, dilihat Jumat (21/10/2022).

detikcom telah mengkonfirmasi Instagram tersebut ke pihak kepolisian dan pihak kepolisian membenarkan bahwa Instagram tersebut adalah milik Rudolf Tobing. Pada postingan lampau foto tersebut, Rudolf Tobing menyertakan caption yang kemudian menjadi sorotan.

"Eliminasi teman burukmu, stabilisasikan kebiasaan baikmu....#Joyministry #wordsofGod #actgoodfeelgood#God'sgrace#melangkahkedepan," demikian caption di Instagram Rudolf Tobing.

"Iya, itu benar Instagram Tersangka," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, Jumat (21/10/2022).

Tentang 'Teman Buruk'

Terkait teman buruk ini, Rudolf pernah menyampaikannya ke penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Rudolf mengaku tidak suka jika Icha dekat dengan pria bernama Hardiman, yang juga teman mereka di komunitas.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawieny Panjiyoga mengungkapkan awal mula Rudolf Tobing membunuh Icha. Bermula, ketika Rudolf dan Icha datang ke apartemen untuk membuat podcast.

Ketika keduanya asyik mengobrol, tiba-tiba korban menerima telepon dari seorang pria. Rudolf menduga pria yang berbicara dengan korban di telepon adalah Hardiman, sosok pria yang dia benci.

"Saat sedang ngobrol, tiba-tiba korban mendapat telepon dari seseorang yang asumsi tersangka adalah Hardiman," kata Panji.

"Dia ini memang nggak suka sama Hardiman ini," tambahnya.

Seketika, mood tersangka berubah. Tersangka dan korban kemudian cekcok mulut.

"Tersangka ini nggak suka sama Hardiman, karena menurut tersangka, Hardiman ini pernah bermasalah sama korban," tambahnya.

Saat cekcok mulut itu, korban kemudian menyebut-nyebut nama mertua tersangka. Tersangka naik pitam hingga melakukan pembunuhan terhadap korban.

"Korban ini menyebut tersangka sama saja sama mertuanya, yang latar belakangnya 'bank keliling'," ujarnya.

Lihat juga video 'Momen Pembunuh Wanita di Bekasi Bawa Jasad Pakai Troli':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT