Taspen Raih 3 Penghargaan Digital Innovation & Achievement Award 2022

ADVERTISEMENT

Taspen Raih 3 Penghargaan Digital Innovation & Achievement Award 2022

Dea Duta Aulia - detikNews
Kamis, 20 Okt 2022 18:09 WIB
PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) (Persero) meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesia Digital Innovation and Achievement Awards 2022.
Foto: Dok. Taspen
Jakarta -

PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) (Persero) meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesia Digital Innovation and Achievement Awards 2022. Penghargaan tersebut diberikan langsung Ketua Penyelenggara Indonesia Digital Innovation and Achievement (IDIA) Award 2022 Sukatna Pancamiharja kepada Direktur SDM dan TI Taspen Ovita Susiana Rosya di Gedung BJ Habibie, Rabu (19/10).

Adapun kategori penghargaan yang diraih oleh Taspen yakni Best Digital Innovation In Financial Services 2022, Best Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Digital Innovation and Achievement of The Year 2022 atas nama Direktur Utama Taspen A.N.S Kosasih, dan Best Chief Technology Officer (CTO) Indonesia Digital Innovation and Achievement of The Year 2022 atas nama Ovita Susiana Rosya.

Direktur SDM dan TI Taspen, Ovita Susiana Rosya mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud dari upaya Taspen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta melalui SDM berkualitas dan inovasi.

"Suatu kebanggaan bagi Taspen untuk menerima tiga penghargaan dalam kegiatan Indonesia Digital Innovation and Achievement Awards 2022 ini. Apresiasi tertinggi kami berikan kepada seluruh insan Taspen atas dukungan penuh dan kerja kerasnya dalam melakukan transformasi digital sebagai bagian dari inovasi layanan, sehingga dapat meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan bagi para peserta Taspen," kata Ovita dalam keterangan tertulis, Kamis (20/10/2022).

Ia menuturkan 3 penghargaan diraih tidak terlepas dari sejumlah inovasi yang kerap dihadirkan oleh Taspen. Ovita mencontohkan, Taspen saat ini sudah masuk dan mengadaptasi teknologi digital untuk mempermudah peserta menikmati sejumlah layanan.

Sebab, saat ini jumlah peserta Taspen tergolong tidak sedikit. Ia menuturkan hingga September 2022, pihaknya mencatat memiliki 6,81 juta peserta dengan rincian sebanyak 3,87 juta peserta aktif dan 2,93 juta peserta pensiun. Serta diperkuat dengan 1.918 karyawan saat ini, TASPEN senantiasa berupaya untuk terus menghadirkan kemudahan layanan bagi peserta melalui pemberian manfaat melalui 19.001 titik layanan Taspen, terdiri dari 54 kantor cabang dan 44 mitra bayar yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Adapun yang sudah ada saat ini seperti Enrollment untuk perekaman data biometric peserta penerima pensiun, Otentikasi Taspen untuk validasi identitas peserta, e-klim untuk pengajuan klaim secara online, Taspen One Hour Online Service (TOOS) untuk sistem aplikasi pengajuan e-klim dan merchant, Taspen Care untuk pengajuan pertanyaan atau keluhan dan lain-lain, sehingga dapat terus berdedikasi maksimal memberikan pelayanan andal bagi seluruh peserta di Indonesia dan khususnya berkontribusi positif terhadap kinerja Taspen," kata Ovita.

Tak hanya sebatas itu, ia menjelaskan Taspen juga telah memiliki roadmap untuk menjawab berbagai tantangan zaman di masa mendatang melalui sejumlah terobosan.

"Ke depan, TASPEN akan terus memberikan kemudahan bagi peserta melalui inovasi digital yang sudah ada, antara lain New SIMGAJI, Layanan Klim Otomatis, TOOS (TASPEN One Hour Online Services) dan Enrollment & Autentikasi by Phone," ujarnya.

Sementara itu, Sukatna Pancamiharja mengatakan perusahaan yang mendapatkan penghargaan tersebut telah melewati proses penjurian dan kurasi yang begitu ketat. Sebab pihaknya menghadirkan tim dewan juri pakar dalam bidang digital innovation, IT, telco, dan transformasi bisnis & strategic management.

"Perusahaan-perusahaan yang mendapat awards ini kita nilai konsisten mengimplementasikan transformasi dan inovasi digital. Dengan inovasi itu, bisnisnya menjadi survive bahkan melaju dengan cepat. Perusahaan-perusahaan yang menerapkan inovasi digital dipastikan akan melaju dengan baik. Dan sebaliknya, yang abai dengan inovasi, pun dipastikan akan stagnan dan tiarap," tutup Sukatna.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT