TransJ Pastikan Penanganan Aksi Copet di Halte Senen Sesuai Prosedur

ADVERTISEMENT

TransJ Pastikan Penanganan Aksi Copet di Halte Senen Sesuai Prosedur

Tiara Aliya Azzahra, Mulia Budi - detikNews
Rabu, 19 Okt 2022 21:49 WIB
Sistem baru TransJakarta sudah diberlakukan untuk para pengguna transportasi busway tersebut. Sistem baru itu berhubungan dengan penggunaan kartu TransJakarta.
Ilustrasi penumpang Transjakarta (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) buka suara terkait aksi pencopetan yang terjadi di Halte bus TransJakarta Senen, Jakarta Pusat. TransJakarta memastikan penanganan pencopetan sudah sesuai prosedur.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkani Noor mengatakan kejadian ini dialami oleh seorang penumpang bus rute Lebak Bulus-Senen, M Idris, pada Selasa (18/10) lalu.

Anang menjelaskan, penumpang itu menggunakan bus dengan nomor body PPD 297 sekitar pukul 17.34 WIB. Saat kejadian, kata dia, bus sedang mengangkut penumpang di Halte Atrium arah Lebak Bulus.

"Setelah berada di dalam bus, pelanggan pria tersebut melaporkan jika kehilangan satu unit telpon genggam kepada Petugas Layanan Operasi (PLO) yang bertugas," kata Anang dalam keterangan tertulis, Rabu (19/10/2022).

Anang lalu menyampaikan, petugas di lapangan langsung melakukan pengecekan dan barang yang dicari berhasil ditemukan di dalam kantong jaket berwarna putih, milik salah satu terduga pencopet.

"Pengemudi langsung meminggirkan bus untuk segera ditangani lebih lanjut," jelasnya.

Anang lantas mengapresiasi langkah petugas dan pengemudi yang menyelesaikan aduan penumpang. Kedua pelaku selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Penanganan aduan sesuai dengan Standard Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku mulai dari merespon aduan, menangani dengan cepat dan teliti hingga penanganan yang sesuai dengan prosedur yang berlaku," katanya.

"Transjakarta menghimbau seluruh pelanggan untuk terus berhati-hati ketika beraktivitas di luar dan ketika menggunakan transportasi publik. Jaga selalu barang bawaan dan tetap waspada," tambahnya.

Baca di halaman selanjutnya: kronologi pencopetan



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT