PT LIB Penuhi Panggilan Komnas HAM Terkait Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

PT LIB Penuhi Panggilan Komnas HAM Terkait Tragedi Kanjuruhan

Silvia Ng - detikNews
Rabu, 19 Okt 2022 10:27 WIB
Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru Sudjarno (Silvia Ng/detikcom)
Foto: Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru Sudjarno (Silvia Ng/detikcom)
Jakarta -

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memenuhi panggilan Komnas HAM. PT LIB akan diperiksa terkait Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur (Jatim).

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (19/10/2022) pukul 09.59 WIB, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno dan rombongan tiba di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat. Sudjarno turun dari mobil ditemani oleh Media dan Public Relation Manager PT LIB Hanif Marjuni.

Rombongan PT LIB langsung memasuki kantor Komnas HAM tanpa sepatah kata pun. Mereka tampak kompak mengenakan seragam LIB dan celana berwarna biru dongker.

Sebelumnya diketahui, Komnas HAM akan memeriksa PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait Tragedi Kanjuruhan besok. Komnas HAM bakal menggali sejumlah informasi dari PT LIB.

"Jadi, jadi (pemeriksaan). Kami akan memulai jam 10 (dengan) PT LIB," kata komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan di Komnas HAM, Selasa (18/10/2022).

Beka menyampaikan Komnas HAM akan menggali informasi terkait mandat dan kewenangan dari PT LIB dalam pertandingan Liga 1 Arema FC vs Persebaya. Kemudian, kata Beka, Komnas HAM juga akan menggali soal ruang lingkup kerja PT LIB.

"Bagaimana tata kelola kompetisi menurut PT LIB. Artinya, disusun jadwalnya kan sangat teknis, tapi bagaimana kemudian mengatur kompetisi secara umum seperti apa," ujar Beka.

Beka mengatakan hal berikutnya yang digali Komnas HAM adalah terkait adopsi aturan Statuta FIFA dan Statuta PSSI, termasuk juga pertimbangan peraturan keamanan yang ada di Indonesia.

Komnas HAM akan mendalami relasi PT LIB dengan Panitia Penyelenggara (Panpel) Arema FC vs Persebaya.

"Terus relasinya dengan Panpel seperti apa, terus kemudian pandangan mereka tentang pengaturan suporter juga seperti apa. Ini yang besok juga kita dalami," terang Beka.

Lebih lanjut Komnas HAM, kata Beka, akan mendalami kontrak PT LIB dengan Indosiar selaku broadcaster pertandingan. Beka mengatakan pihaknya akan mencari tahu mengenai teknis pemindahan jam tayang.

"Termasuk juga kontrak dengan broadcaster. Jadi ini soal pemindahan jam tayang segala macam," kata Beka.

Beka mengatakan pihaknya belum menerima informasi mengenai siapa saja dari PT LIB yang akan hadir dalam pemeriksaan Komnas HAM besok. Dia berharap Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita dapat hadir dalam pemeriksaan.

"Kami berharap tentu saja direktur utamanya. Kemudian mereka yang ada di Stadion Kanjuruhan datang, terus juga menjelaskan peran-perannya, mereka bisa memberikan keterangan lebih detail," ungkap Beka.

(azh/azh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT