Lemkapi: Penangkapan Bos Judi Online Tepis Keraguan Publik pada Polri

ADVERTISEMENT

Lemkapi: Penangkapan Bos Judi Online Tepis Keraguan Publik pada Polri

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 19 Okt 2022 08:05 WIB
Edi Hasibuan
Foto: Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan (dok.pribadi)
Jakarta -

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) berpendapat penangkapan empat bos judi online kelas kakap, termasuk Apin BK, dapat menepis keraguan publik pada Polri. Lemkapi sendiri menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjukkan informasi dan keluhan masyarakat tentang Polri ditindaklanjuti dengan sungguh-sungguh.

"Penangkapan Apin BK ini menepis keraguan masyarakat. Ini merupakan bentuk daripada komitmen Kapolri merespons informasi yang disampaikan masyarakat. Kapolri betul-betul mendengar suara masyarakat, seperti misalnya kabar Konsosrium 303 itu langsung betul-betul ditindaklanjuti dengan penyelidikan," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan kepada wartawan, Selasa (18/10/2022).

Dia berharap Apin BK dan 3 bos besar judi online lainnya, setelah ditangkap polisi, berani bersuara soal siapa saja pihak-pihak yang membekingi bisnis judi online-nya. Edi Hasibuan menduga kuat bisnis judi online Apin BK menjadi besar berkat adanya oknum-oknum yang turut membantu Apin.

"Kami harapkan para pelaku, Apin dkk, ngoceh sehingga siapapun yang terkait dengan bisnis mereka, yang mendapat keuntungan dari judi online ini diharapkan terungkap. Termasuk mungkin pejabat, termasuk beking-bekingannya, kami minta Polri memproses secara hukum karena itu kan jelas menyalahgunakan kewenangan," tegas Edi Hasibuan.

"Selama ini bisnisnya bisa berjalan, tentu ada yang diuntungkan dari judi online ini selain Apin. Biar masyarakat bisa tahu siapa saja bekingan mereka yang membuat bisnis judi online ini bisa berjalan lama dan menjadi besar," imbuh Edi.

Edi menuturkan oknum bekingan para bos judi online bisa dari berbagai latar belakangan institusi.

"Bukan hanya (bekingan) aparat. (tapi) semuanya, Pokoknya semua pihak kami harapkan itu dibuka seterang mungkin sehingga masyarakat tak meragukan penyidikannya," pungkas Edi Hasibuan.

Untuk diketahui, Polri menangkap bandar judi online kelas atas Apin BK dan dibawa kembali ke Indonesia. Apin BK pun dibawa ke Polda Sumut untuk diproses lebih lanjut.

Selain Apin BK, 3 DPO judi online juga sudah dibawa ke Tanah Air dari Kamboja. Ketiganya kini ditahan oleh pihak kepolisian.

Pengembangan kasus judi online ini, kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjadi komitmen Polri. Sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberantas judi online.

"Tentunya ini menjadi komitmen kita untuk betul-betul melakukan tindakan terhadap judi online sesuai instruksi dan perintah arahan Presiden," ujarnya.

(aud/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT