Trenggono Gandeng Nelayan Bersihkan Sampah di Laut Tanjungpinang

ADVERTISEMENT

Trenggono Gandeng Nelayan Bersihkan Sampah di Laut Tanjungpinang

Dea Duta Aulia - detikNews
Selasa, 18 Okt 2022 17:25 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama sejumlah nelayan dan relawan melakukan pembersihan sampah di perairan Kampung Madong, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono berinteraksi dengan nelayan peserta Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (BCL) yang tengah menangkap sampah di perairan Tanjungpinang, Kepri (Foto. Dok. KKP)
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama sejumlah nelayan dan relawan melakukan pembersihan sampah di perairan Kampung Madong, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut (Gernas BCL) untuk mengatasi masalah sampah di laut.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang, data timbunan sampah mencapai 56.905,36 ton/tahun. Hingga kini penanganan sampah di Kota Tanjungpinang baru mencapai 56,38% dengan rerata sampah yang dikelola mencapai 34 ton/hari untuk sampah yang memiliki nilai ekonomis.

"Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana. Ini merupakan program kelima dari program ekonomi biru KKP yang memang harus disampaikan ke publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya sampah laut," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan tertulis, Selasa (18/10/2022).

Ia berpesan kepada relawan dari mahasiswa, akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji, dan nelayan yang ikut dalam Gernas BCL untuk selalu menjaga kebersihan laut.

"Tentunya aksi ini tidak hanya berhenti disini akan tetapi terus berlanjut dan menjadikan tradisi bagi para nelayan ketika melaut," ujarnya.

Penanganan sampah dalam kegiatan BCL ini tidak lepas dari peran bank sampah. Bank Sampah 'Semoga Berkah' sebagai mitra untuk membantu sirkuler ekonomi nelayan di saat masa paceklik. Mitra ini, memiliki konsep bahwa 'Laut adalah periuk nasi kite, kalo periuk nasi kite kotor, macam mana nak menanak nasi?'.

Tak hanya membersihkan laut, Trenggono turut melakukan tebar benih ikan kakap putih sebanyak 2.323 ekor ukuran 7-8 cm yang merupakan hasil pembenihan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam dan diserahkan bantuan 1.000 paket perbekalan melaut untuk nelayan.

"Tebar benih ikan tersebut sebagai upaya untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan dan keseimbangan ekosistem perairan," katanya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Adi Prihantara mengapresiasi program tersebut karena dinilai positif dalam menjaga ekosistem laut.

"Seiring dengan transformasi ekonomi dengan ekonomi biru, kegiatan BCL ini merupakan bagian dari komponen yang membantu di Kepri. Semoga semangat kehidupan maritim ini dalam menyejahterakan masyarakat Kepri dapat terwujud," Adi.

Simak Video 'Menteri Trenggono Minta Nelayan Berhenti Tangkap Ikan, Kumpulkan Sampah Laut':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT