Dirut Jamsostek Diadukan ke KPK

Dirut Jamsostek Diadukan ke KPK

- detikNews
Kamis, 13 Jul 2006 08:14 WIB
Jakarta - Dirut Jamsostek Iwan Pontjowinoto akan dilaporkan ke KPK terkait dengan dugaan korupsi di tubuh BUMN itu. Dugaan korupsi itu akan dilaporkan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI).Rencananya sekitar 20 orang perwakilan dari KSBSI akan mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bermarkas di Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/06) pukul 14.00 WIB nanti. Mereka akan mengadukan perihal dugaan korupsi yang terjadi di tubuh PT Jamsostek.Menurut Humas KSBSI, Andi W Sinaga, pihaknya menemukan sejumlah bukti telah terjadinya tindakan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Iwan P Pontjowinoto selama ini. "Menurut laporan yang kami terima, tebalnya sekitar 1 bundel, ada dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh jajaran direksi di PT Jamsostek," kata Andi saat dihubungi detikcom, Kamis (13/7/06) Andi mencontohkan kebijakan dirut untuk menurunkan Jaminan Hari Tua (JHT) menjadi lebih rendah dari bunga deposito bank dan pengadaan mobil dinas bagi jajaran direksi PT Jamsostek."Saat ini bunga JHT hanya 8%. Padahal bunga deposito bank sebesar 9,2 persen. Belum lagi pengadaan mobil dinas untuk jajaran direksi dan pengadaan IT yang tidak melalui tender terbuka. Masih ada kasus yang lainnya," kata AndiAndi menyesalkan sikap Menneg BUMN Sugiharto yang dinilai mempertahankan kedudukan Iwan sebagai dirut PT Jamsostek. Karena itu, rencananya KSBSI juga akan melaporkan persoalan itu kepada presiden agar mempertimbangkan kedudukan Iwan sebagai Dirut."Kami meminta tidak hanya dirut Iwan yang diganti, tapi juga jajaran direksi seluruhnya yang berjumlah 6 orang," kata Andi Untuk itu, Andi menjelaskan bahwa pihaknya akan mendesak DPR agar segera melakukan amandemen terhadap UU No 3 tahun 1992 tentang Jamsostek, serta melakukan fit and propert test terhadap jajaran direksi yang baru nanti."Supaya tidak terkesan ada intervensi politik," tambah Andi. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads