Serikat Karyawan Garuda Minta Perlindungan Mabes Polri

Serikat Karyawan Garuda Minta Perlindungan Mabes Polri

- detikNews
Rabu, 12 Jul 2006 18:36 WIB
Jakarta - Pengurus Serikat Karyawan PT Garuda (Sekarga) meminta perlindungan keamanan ke Mabes Polri. Mereka melakukan ini karena mendapat ancaman pembunuhan. Ancaman ke Sekarga muncul menyusul pernyataan Kabid Humas Sekarga Tomy Tampatti terkait dugaan korupsi di PT Garuda Indonesia berupa kesalahan investasi yang seharusnya untuk kesejahteraan karyawan sebesar Rp 28 miliar dan penyimpangan di kargo internasional sebesar US$ 1,4 juta. "Kedatangan kami ke sini dengan harapan kepolisian serius menangani masalah ini dan memberikan perlindungan kepada pengurus Sekarga baik pusat maupun daerah," kata Tomy Tampatti kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (12/7/2006).Dikatakan Tommy, Sekarga tidak bisa memberikan dugaan siapa saja yang mengancam pengurus Sekarga melalui faksimili yang berisi akan me-munir-kan pengurus Sekarga."Kami juga tidak berani menuduh siapa pelakunya karena kami menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah. Karena faks yang masuk ke kita tanpa nama," ujar dia.Tomy juga mengatakan peran Sekarga dalam pelaporan ini hanya untuk memberikan dukungan dan statemen terhadap investigasi yang dilakukan oleh KPK ke PT Garuda agar publik cepat mengetahui carut marutnya manajemen Garuda.Untuk itu, Sekarga akan membantu KPK dalam mengungkapkan kasus korupsi yang diduga dilakukan oleh direksi lama maupun direksi yang baru. "Kita sempat datang ke KPK untuk mendukung mengungkapkan kasus korupsi yang diduga dilakukan direksi yang lama di zaman Soeharto sampai pemerintahan Presiden SBY. Kita didukung SBY, karena pemberantasan korupsi merupakan agenda pemerintahan SBY," tandasnya. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads