Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002: Pelaku, Korban, Kilas Balik Kejadian

ADVERTISEMENT

Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002: Pelaku, Korban, Kilas Balik Kejadian

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Rabu, 12 Okt 2022 13:04 WIB
Tragedi bom Bali 12 Oktober 2002 menjadi peristiwa kelam yang terjadi di Indonesia. Insiden bersejarah tersebut menewaskan ratusan jiwa.
Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002 (Foto: Getty Images/Edy Purnomo)
Jakarta -

Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002 menjadi peristiwa kelam yang terjadi di Indonesia. Peristiwa tersebut menewaskan ratusan jiwa, mulai warga negara asing (WNA) hingga warga negara Indonesia (WNI).

Hingga kini, tanggal 12 Oktober dijadikan peringatan Tragedi Bom Bali. Berikut ulasan selengkapnya soal Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002.

Apa Itu Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002?

Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002 adalah kasus ledakan bom yang terjadi di tiga titik di Pulau Dewata, Bali. Akibat peristiwa tersebut, ratusan orang tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Sejumlah korban juga mengalami luka bakar.

Tragedi bom Bali 12 Oktober 2002 menjadi peristiwa kelam yang terjadi di Indonesia. Insiden bersejarah tersebut menewaskan ratusan jiwa.Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002 menjadi peristiwa kelam yang terjadi di Indonesia. Insiden bersejarah tersebut menewaskan ratusan jiwa. (Foto: dok. AP)

Lokasi Bom Bali 12 Oktober 2002

Menurut buku berjudul "Tragedi Ledakan Bom Bali Seri I" karya Pusat Data dan Analisa Tempo, ada tiga lokasi yang menjadi pusat bom Bali 12 Oktober 2002. Ketiga lokasi tersebut adalah:

  • Paddy's Cafe
  • Sari Club
  • Kawasan Renon, dekat kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat.

Siapa Pelaku Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002?

Ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002. Keempat tersangka tersebut divonis hukuman seumur hidup hingga hukuman mati. Berikut daftar nama empat tersangka Bom Bali 12 Oktober 2002.

  1. Ali Imron (hukuman seumur hidup)
  2. Amrozi (hukuman mati)
  3. Imam Samudra (hukuman mati)
  4. Ali Gufron (hukuman mati).

Kronologi Bom Bali 12 Oktober 2002

Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002 terjadi sebanyak tiga kali ledakan. Dikutip dari buku berjudul "Tragedi Ledakan Bom Bali Seri I" karya Pusat Data dan Analisa Tempo, berikut kronologi bom Bali 12 Oktober 2002.

  • Pukul 22.00 Wita, sebuah mobil berhenti di depan Sari Club sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas di Jalan Legian, Kuta, Bali
  • Tersangka pindah ke mobil di depannya, yaitu mobil Kijang dengan nomor polisi AD-1529-BA, kemudian melarikan diri
  • Lalu, ledakan pertama terjadi di Paddy's Cafe pukul 23.17 Wita
  • Ledakan kedua terjadi di Sari Club pukul 23.17 Wita
  • Selanjutnya, ledakan ketiga berlokasi di jalanan kosong di kawasan Renon, 50 meter dari kantor Konsulat Jenderal Amerika Serikat.

Jumlah Korban Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002

Peristiwa Bom Bali 12 Oktober 2002 menewaskan ratusan WNA hingga WNI yang berada di lokasi kejadian. Berikut rincian korban Bom Bali 12 Oktober 2002.

  1. Korban tewas: 202 orang
    - 164 WNA
    - 38 WNI
  2. Korban luka-luka: 209 orang.

Cerita Korban Selamat dari Bom Bali 12 Oktober 2002

Seorang turis asal Inggris, James Woodley, menceritakan detik-detik ledakan di Sari Club. Sebelum kejadian, ia sempat memesan bir di tempat tersebut.

"Sabtu malam belum larut, saya melangkah masuk ke Sari Club, bar favorit saya, karena tenggorokan begitu haus. Saya masuk, mencari tempat duduk di dekat bar dan memesan bir," ungkap James.

Setelah meminum bir hingga berdansa, tiba-tiba saja terjadi ledakan. James sempat tertindih atap bangunan yang mengenai pipi dan kaki kirinya.

"Tiba-tiba saja terjadi ledakan. Belum sempat menyadari apa yang terjadi, saya merasa ada yang menindih saya. Astaga, saya tertindih atap bangunan dari kayu dan pilar bangunan yang menimpa pipi dan kaki kiri saya," lanjut James.

Beruntungnya, James selamat. Sambil menyeret kaki yang terluka, James berusaha keluar dari lokasi ledakan.

Saat itu, James juga melihat mayat-mayat yang tergeletak. James menyelamatkan diri dengan dibantu oleh penduduk sekitar untuk menuju ke tempat yang lebih aman.

James tidak langsung pulang ke negara asalnya, yaitu Inggris. Pasca-Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002, ia masih menetap di Bali selama dua minggu untuk menenangkan pikiran.

(kny/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT