KY Akan Periksa Hakim Agung Sudrajad Dimyati

ADVERTISEMENT

KY Akan Periksa Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Andi Saputra - detikNews
Senin, 10 Okt 2022 14:05 WIB
Sudrajad Dimyati, Sudrajat Dimyati
Sudrajat Dimyati (Ari/detikcom)
Jakarta -

Komisi Yudisial (KY) akan memeriksa hakim agung Sudrajad Dimyati, yang kini ditahan KPK di kasus suap. Selain itu, asisten Sudrajad Dimyati, hakim Elly Tri Pangestu juga akan ikut diperiksa KY.

Saat ini yang diperiksa adalah tersangka penyuap.

"Komisi Yudisial saat ini sedang menindaklanjuti pemeriksaan etik terkait tangkap tangan dan penetapan tersangka terhadap hakim agung SD dan hakim yustisial ETP," kata jubir KY, Miko Ginting, kepada wartawan, Senin (10/10/2022).

Pemeriksaan yang berlangsung hari ini itu juga dilakukan terhadap tersangka TYP, ES, HT, dan IDKS. Pemeriksaan ini dilakukan dan difasilitasi oleh KPK.

"KY mengapresiasi kesediaan KPK untuk membuka pintu bagi KY untuk melakukan pemeriksaan dalam wilayah etik dan perilaku hakim," kata Miko.

Hingga saat ini, pemeriksaan masih berlangsung.

Sebagaimana diketahui, KPK menangkap basah PNS MA, Dessu Yustria, sedang menerima uang dari Eko Suparno. Lalu OTT pun bergulir. Berikut daftar nama yang jadi tersangka.

Sebagai penerima:

- Sudrajad Dimyati, Hakim Agung pada Mahkamah Agung
- Elly Tri Pangestu, Hakim Yustisial/Panitera Pengganti Mahkamah Agung
- Desy Yustria, PNS pada Kepaniteraan Mahkamah Agung
- Muhajir Habibie, PNS pada Kepaniteraan Mahkamah Agung
- Nurmanto Akmal, PNS Mahkamah Agung (Catatan: KPK awalnya menyebut tersangka berinisial RD, namun belakangan KPK menyampaikan klarifikasi)
- Albasri, PNS Mahkamah Agung

Keenam tersangka sebagai penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau b Jo Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sebagai pemberi:

- Yosep Parera, Pengacara
- Eko Suparno, Pengacara
- Heryanto Tanaka, Swasta/Debitur Koperasi Simpan Pinjam ID (Intidana)
- Ivan Dwi Kusuma Sujanto, Swasta/Debitur Koperasi Simpan Pinjam ID (Intidana)

Keempatnya disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 atau Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(asp/zap)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT