Pembantai Sekeluarga yang Cor Jenazah Korban di Septic Tank Menyesal

ADVERTISEMENT

Pembantai Sekeluarga yang Cor Jenazah Korban di Septic Tank Menyesal

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 09 Okt 2022 13:46 WIB
Tersangka Erwinudin memperagakan adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan 4 keluarganya yang jasadnya dibuang ke dalam Septic Tank di Desa Marga Jaya, Kecamatan Negera Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Jumat (8/10/2022). Foto Humas Polres Way Kanan
Tersangka Erwinudin memperagakan adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan 4 keluarganya yang jasadnya dibuang ke dalam Septic Tank di Desa Marga Jaya, Kecamatan Negera Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Jumat (8/10/2022). (Foto Humas Polres Way K)
Jakarta -

Dua pelaku pembunuhan sadis di Way Kanan, Erwinudin dan Dicky Wahyu Saputra, mengaku menyesal dan meminta maaf. Dalam pembunuhan itu, korban dibuang dan dicor di septic tank.

"Saya menyesal," ucap Erwinudin, dalam video yang didapat detikcom, Minggu (9/10/2022).

"(Menyesal) sejak kejadian itu. Memang udah menyesal bener," katanya.

Dia pun mengucapkan permintaan maaf kepada keluarga besar. Diketahui, motif pembunuhan adalah berebut warisan.

"Untuk keluarga semua, saya minta maaf," ucapnya.

Kemudian tersangka lain, Dicky, pun menyampaikan penyesalan. Dicky adalah putra Erwinudin.

"Nyesel. Sejak dari awal pengen ngomong semuanya. Takut sama bapak," katanya dalam video.

Pembunuhan Berlangsung 1 Jam

Diketahui, polisi telah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap empat anggota keluarganya di Way Kanan. Pelaku membantai hingga membuang jenazah para korban ke dalam septic tank dalam waktu satu jam.

Dilansir dari detikSumut, Minggu (9/10/2022), rekonstruksi ini berlangsung secara terbuka dan disaksikan banyak masyarakat setempat yang ingin mengetahui kronologi peristiwa tersebut. Polres Way Kanan menggelar rekonstruksi peristiwa mengerikan dengan tersangka Erwinudin dan tersangka Dicky Wahyu Saputra.

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna menerangkan pembunuhan ini dimulai dari cekcok tersangka dengan kakak kandungnya atas nama Wawan terkait utang piutang dan warisan. Erwinudin kemudian membantai satu per satu anggota keluarganya.

"Pembunuhan berlangsung selama 1 jam, korban pertama kakak kandungnya, Wawan, dipukul 2 kali di bagian kepala, kemudian disusul anggota keluarga lainnya, yakni ayah kandungnya, Zainudin; ibu tirinya, Siti Romlah; dan terakhir ponakannya, Zahra, yang merupakan anak Wawan," kata Teddy, Jumat (7/10/2022).

Usai membunuh semua keluarganya, pelaku sempat beristirahat sebentar dengan menghabiskan dua batang rokok sebelum memasukkan semua korban ke septic tank di belakang rumah. Atas perbuatannya, Erwin dijerat dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 340 KUHPidana.

"Pelaku sempat mengisap rokok dua batang duduk di dekat septic tank sebelum memasukkan semua jasad ke dalam septic tank tersebut," terang Kapolres Way Kanan.

Simak Video 'Penyesalan Kedua Pelaku Pembunuhan 1 Keluarga di Septic Tank':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT