Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan, Cak Imin Usul Ada UU tentang Suporter

ADVERTISEMENT

Jenguk Korban Tragedi Kanjuruhan, Cak Imin Usul Ada UU tentang Suporter

Ahmad Toriq - detikNews
Sabtu, 08 Okt 2022 18:32 WIB
Cak Imin di Stadion Kanjuruhan. (Dok PKB)
Cak Imin di Stadion Kanjuruhan. (Foto: dok. PKB)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Saiful Anwar dan RSUD Kanjuruhan, Kota Malang, Jawa Timur, pada Sabtu, 8 Oktober 2022, untuk menjenguk kondisi korban selamat dalam Tragedi Kanjuruhan. Dia juga mengemukakan ide agar manajemen suporter lebih baik lagi.

"Hari ini saya mengunjungi, menengok, dan mendoakan, memberikan tanda hati dan tali asih kepada teman-teman, saudara-saudara, kita yang tertimpa musibah Kanjuruhan yang lalu," tutur Cak Imin setelah mengunjungi para korban Kanjuruhan, sebagaimana keterangan pers tertulisnya, Sabtu (8/10/2022).

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra itu menyatakan masih ada empat pasien korban tragedi sepakbola Kanjuruhan yang memerlukan penanganan intensif di RSUD Saiful Anwar. Sedangkan pasien lainnya dalam kondisi stabil.

Sementara itu, di RSUD Kanjuruhan, ada satu pasien yang memerlukan penanganan khusus lantaran mengalami gegar otak ringan. Tujuh pasien lainnya sudah membaik. Gus Muhaimin juga sempat berdialog langsung dengan Direktur RSUD Kanjuruhan sekaligus membesuk satu per satu korban.

"Terima kasih kepada Rumah Sakit yang sudah bekerja keras untuk menangani teman-teman dan saudara-saudara kita yang kena musibah beberapa waktu yang lalu. Kepada keluarga juga saya bertemu, saya ungkapkan kesedihan dan mendoakan segera pulih dan diberi kesabaran," tutur Cak Imin yang juga sering disapa sebagai Gus Muhaimin ini.

Cak Imin berharap Tragedi Kanjuruhan tidak lagi terjadi di Indonesia. Karena itu, ia mendorong reformasi total manajemen olahraga nasional, terutama sepakbola baik dari sisi stadion, penyelenggaraan, keamanan, juga manajemen suporter.

"Kita berharap manajemen olahraga kita segera dievaluasi, direformasi total, hasil investigasi independen ditunggu banyak pihak karena tragedi kemanusiaan ini tidak boleh terulang. Berolahraga-menikmati olahraga adalah untuk kebahagiaan dan kesehatan, bukan untuk bencana dan kesedihan," ungkapnya.

Dia meminta pemerintah dan pihak terkait lebih memberi perhatian kepada suporter. Ia mengusulkan manajemen suporter dapat dimasukkan ke dalam Undang-Undang Keolahragaan.

"Saya melihat suporter belum mendapatkan perhatian serius, dan di Undang-Undang Olahraga yang akan direvisi, harusnya dimasukkan dalam satu sistem yang lebih akuntabel dan terbuka. Termasuk sistem pengamanan," tegasnya.

"Jadi manajemen pengelolaan (sepakbola) dari hilir ke hulu harus manajemen pengelolaan kesenangan, bukan pengelolaan yang membahayakan," sambungnya.

Setelah mengunjungi RSUD Syaiful Anwar dan RSUD Kanjuruhan, Gus Muhaimin, yang hadir didampingi anggota Komisi X DPR RI Dapil Malang Raya M Hasanuddin Wahid, Wakil Ketua DPRD Jatim Anik Maslahah, dan anggota DPRD Jatim Hikmah Bafaqih, bergegas ke RSUD Kanjuruhan, dan lanjut mengunjungi Stadion Kanjuruhan.

(dnu/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT