Gantikan Anies, Heru Budi Hartono Pernah Kerja Bareng Jokowi-Ahok di DKI

ADVERTISEMENT

Gantikan Anies, Heru Budi Hartono Pernah Kerja Bareng Jokowi-Ahok di DKI

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 18:41 WIB
Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono selesai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (07/04/2016). Heru Budi Hartono diperiksa sebagai saksi oleh penyidik KPK terkait kasus suap reklamasi laut DKI Jakarta yang melibatkan bos Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. Grandyos Zafna/detikcom
Heru Budi Hartono (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono ditetapkan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan yang akan purnatugas pada 16 Oktober mendatang. Heru sebelumnya juga pernah bertugas di DKI Jakarta.

Heru ditetapkan sebagai Pj Gubernur DKI berdasarkan hasil Sidang Tim Penilai Akhir (TPA). Adapun sidang tersebut dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, Jumat (7/10/2022), 3 sumber yang mengetahui soal hasil sidang TPA membenarkan nama Heru Budi diputuskan menjadi Pj Gubernur DKI dalam rapat TPA siang tadi. Namun belum diketahui pasti kapan informasi itu akan diumumkan resmi.

Heru Budi Hartono bukan nama baru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Heru pernah mengisi jabatan saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI.

Dikutip dari lama Jakarta.go.id, Heru pernah menjabat Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (Kabiro KDH dan KLN) serta Kepala Bagian Prasarana dan Sarana Perkotaan Kota Jakarta Utara. Heru juga pernah menjabat Wali Kota Jakarta Utara semasa Jokowi masih menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Heru juga pernah mengisi jabatan di Pemprov DKI di era Gubernur Basuki T Purnama (Ahok). Heru saat itu ditunjuk menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) dan dipercaya Ahok mengurusi normalisasi Waduk Pluit.

Nama Heru sempat masuk bursa calon wakil gubernur pendamping Ahok kala Pilgub DKI di tahun tersebut. Hari akhirnya ditunjuk menjadi Kasetpres di tahun yang sama.

Ada 3 Nama Calon Pj Gubernur DKI

Kemendagri sendiri telah menyerahkan tiga nama calon Pj Gubernur DKI ke Presiden Jokowi. Nama-nama itu diserahkan setelah Kemendagri melakukan pembahasan awal.

"Setelah kita menunggu masukan dari kementerian dan lembaga, dan waktunya juga sudah dekat dan tidak ada masukan yang lain dan setelah hasil pembahasan awal di internal Kementerian Dalam Negeri bersama dengan eselon I dari kementerian/lembaga lainnya," kata Kapuspen Kemendagri Benny Irwan saat dihubungi detikcom, Jumat (7/10).

Usulan nama itu diserahkan ke Kemendagri melalui Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet pada Selasa lalu. Adapun nama-nama yang diusulkan masih sama dengan nama yang diusulkan DPRD DKI.

Tiga nama yang diusulkan DPRD DKI Jakarta ke Kemendagri itu adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar. Heru akhirnya terpilih dan ditetapkan sebagai Pj Gubernur DKI.

Simak video 'Heru Budi Jadi Pj Gubernur DKI, Anies: Kami Percaya Pengalaman Beliau':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT