Terbuka Kemungkinan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Bertambah

ADVERTISEMENT

Terbuka Kemungkinan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Bertambah

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Okt 2022 10:36 WIB
Kegunaan Gas Air Mata Sebenarnya, Kini Jadi Sorotan di Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan (Foto: AP/Yudha Prabowo)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan 6 orang tersangka tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Kapolri membuka kemungkinan adanya penambahan tersangka karena tim masih melakukan penyidikan.

"Berdasarkan gelar dan alat bukti permulaan yang cukup maka ditetapkan saat ini 6 tersangka," kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022) malam.

Berikut daftar 6 tersangka:
1. Saudara Ir AHL, Direktur Utama PT LIB
2. Saudara AH, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan
3. Saudara SS selaku Security Officer
4. Wahyu SS, Kabag Ops Polres Malang
5. Saudara H, Danki 3 Brimobb Polda Jatim
6. Saudara TSA, Kasat Samapta Polres Malang

Sigit mengatakan tim terus bekerja maksimal dalam mengusut tragedi Kanjuruhan ini. Sigit membuka kemungkinan adanya penambahan-penambahan pelaku yang melanggar etik hingga pidana.

"Tentunya tim akan terus bekerja maksimal, seperti yang saya sampaikan bahwa kemungkinan penambahan-penambahan pelaku. Apakah itu pelaku pelanggar etik maupun pelaku yang akan kita tetapkan karena pelanggaran pidana kemungkinan masih bisa bertambah dan tim terus bekerja dan kami tentunya akan betul-betul menyelesaikan kasus yang saat ini kita proses, khususnya yang pidana," tutur dia.

Polri, kata Sigit, segera berkoordinasi dengan Kejaksaan. Hal ini dilakukan agar proses hukum berjalan dengan cepat.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung maupun Kejaksaan yang ada di wilayah Jawa Timur supaya prosesnya bisa berjalan dengan cepat," jelasnya.

30 Personel Pori Diperiksa

Selain itu, Sigit menyebut sebanyak 31 personel Polri telah diperiksa terkait tragedi Kanjuruhan ini. Sementara, sebanyak 20 orang diduga melakukan pelanggaran.

"Ditemukan bukti yang cukup terhadap 20 orang terduga pelanggar, terdiri dari pejabat utama Polres Malang empat personel: AKBP FH, Kompol WS, AKP BS, Iptu BS. Perwira pengawas dan pengendali sebanyak dua personel yaitu AKBP AW dan AKP D. Kemudian atasan yang memerintahkan penembakan sebanyak tiga personel, AKP H, AKP US, dan Aiptu BP. Personel yang menembakkan gas air mata ke dalam stadion 11 personel," tutur dia.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT