Setahun Flu Burung di Indonesia, 41 Nyawa Terenggut

Setahun Flu Burung di Indonesia, 41 Nyawa Terenggut

- detikNews
Selasa, 11 Jul 2006 13:25 WIB
Jakarta - Tidak terasa sudah setahun flu burung berjangkit di Indonesia sejak kasus pertama 7 Juli 2005 yang menimpa keluarga Iwan Siswara, auditor BPK, di Tangerang. Setahun mengamuk di Indonesia, flu burung merenggut 41 nyawa."Sampai sekarang belum ada bukti kuat telah terjadi penularan antarmanusia. Kita terus melakukan surveilans untuk itu," kata Dirjen P2PL Depkes I Nyoman Kandun di sela-sela diskusi pembangunan kesehatan berbasis masyarakat di Gedung Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2006).Kandun menjelaskan, setahun flu burung di Indonesia, sudah ada 54 kasus positif dengan 41 korban meninggal sampai hari ini. Kasus terakhir adalah Asri Agustin (3) yang meninggal 6 Juli 2006.Depkes kini menunggu hasil pemeriksaan laboratorium WHO di Hong Kong. "Jika AA (Asri Agustin) positif, nanti angkanya jadi 55 (kasus), 42 (meninggal)," ujar Kandun.Kasus cluster (keluarga) terbesar adalah cluster Karo, Sumut. Sebanyak 9 orang dalam satu keluarga terjangkit dan 7 di antaranya meninggal.Kandun tidak bisa memprediksi kapan flu burung akan berakhir atau pun menjadi pandemi. Dia menyarankan kepada masyarakat, terutama yang memiliki unggas, untuk memiliki kesadaran membersihkan kandang, memakai masker, dan mencuci tangan."Untuk sekarang, yang terpenting adalah kebersihan lingkungan dan individu. Itu saja. Jangan cuma nanya obatnya ada atau nggak," tegasnya. (nrl/)


Berita Terkait