Amien: Kembali ke UUD 1945 Itu Mustahil
Selasa, 11 Jul 2006 12:10 WIB
Jakarta - Gerakan sejumlah politisi senior termasuk mantan Presiden Gus Dur yang menyerukan agar kembali ke UUD 1945 dinilai sebagai tindakan yang mustahil dan hanya merugikan kepentingan bangsa."Gerakan itu sangat politis dan mengandung kepentingan terselubung serta merugikan kepentingan bangsa," kata mantan Ketua MPR Amien Rais seusai menjadi keynote speaker dalam acara Konvensi Kampus II dan Temu Ilmiah Forum Rektor Indonesia di Balai Senat UGM, Jalan Kaliurang, Yogyakarta, Selasa (11/7/2006).Dikatakan Amien, dirinya tidak bisa membayangkan bila kembali ke UUD 45 sebelum diamandemen. Sebab MPR model lama berarti dipulihlah lagi, kekuasaan rakyat juga diambil lagi dan dijelmakan menjadi kekuatan MPR.Selanjutnya tidak ada pemilihan presiden secara langsung. Yang ada pemilihan presiden oleh MPR. Juga tidak ada otonomi daerah sehingga mengakibatkan gubernur, bupati, walikota, akan demo besar-besaran. "Jadi itu mustahil," jelas mantan Ketum PAN ini.Selain itu, ajakan kembali ke UUD 1945 berarti juga tidak akan ada lagi NKRI. Karena dengan UUD yang telah diamandemen sekarang ini akan melanggengkan NKRI. "Yang penting lagi kalau kembali ke UUD lama berarti akan ada lagi DPA, utusan golongan, utusan daerah dan dwi fungsi ABRI. Jadi saya tidak bisa membayangkan itu," tandasnya.
(jon/)











































