Bamsoet Apresiasi Parlemen Turki Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

ADVERTISEMENT

Bamsoet Apresiasi Parlemen Turki Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

Atta Kharisma - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 10:51 WIB
Ketua MPR Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi dukungan Parlemen Turki yang menyokong gagasan pembentukan World Forum People's Consultative Assembly (Forum Majelis Permusyawaratan Rakyat Dunia/MPR Dunia).

Menurutnya, kehadiran forum ini akan memperluas upaya parlemen dari berbagai negara dunia, khususnya negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), untuk bekerja sama mewujudkan dunia yang lebih aman dan damai.

"Kita juga sepakat untuk saling meningkatkan kerjasama antara Parlemen Indonesia dengan Parlemen Turki sebagai second track diplomacy, sehingga bisa semakin mensolidkan hubungan kedua negara yang sudah terjalin sejak abad ke-15, serta memasuki usia ke-72 tahun dalam hubungan diplomatik," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (6/10/2022).

"Karena itu, MPR RI juga menyambut baik rencana kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia, khususnya dalam menghadiri KTT G-20 pada 15-16 November 2022 di Bali," sambungnya.

Hal tersebut ia sampaikan usai menjamu makan malam Ketua Parlemen Turki H.E. Mr. Mustafa Sentop dan rombongan Parlemen Turki di Kediaman Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (5/10). Turut hadir antara lain Duta Besar Turki untuk Indonesia Ahmet Cemil Miroglu dan Anggota Parlemen Turki sekaligus Ketua Kelompok Persahabatan Parlemen Turki-Indonesia Adnan Gunnar serta para anggota Parlemen Turki di antaranya Bulent Tufenkci, Burhanettin Bulut, Erhan Usta, dan Ramazan Kasli. Hadir pula Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad.

Bamsoet menuturkan dirinya dan Mustafa Senop merasa senang melihat hubungan kedua bangsa yang semakin menguat. Hal ini ditandai dengan saling kunjung dan pertemuan di tingkat pejabat pemerintahan, parlemen, komunitas bisnis, tokoh masyarakat, seniman dan budayawan, wisatawan hingga pelajar.

"Saya sungguh senang melihat semakin banyak siswa Indonesia, sekitar 2.700 orang yang belajar di Turki, baik dibawah beasiswa dari Pemerintah Turki maupun dengan swadana. Saya yakin mereka yang melakukan interaksi people-to-people akan menjadi duta-duta yang turut memperkuat hubungan kedua negara bangsa," ungkapnya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan Presiden RI Joko Widodo telah bertemu secara langsung dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di sela-sela KTT G-20 di Italia. Salah satu topik pertemuan tersebut membahas rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia pada tahun 2022, serta kerja sama di berbagai sektor vital bagi hubungan bilateral kedua negara.

"Saya melihat pertemuan kedua kepala negara kita akan menjadi momentum bagi penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Turki. Salah satunya adalah penyelesaian segera Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Turki (Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement) atau IT-CEPA," pungkas Bamsoet.

(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT