Pengacara Ungkap Kondisi Mental Bharada E Usai Ditemui Keluarga

ADVERTISEMENT

Pengacara Ungkap Kondisi Mental Bharada E Usai Ditemui Keluarga

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 18:38 WIB
Bripka RR, Kuat Maruf dan Bharada E diperlihatkan kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (5/10/2022). Ini foto-fotonya.
Bharada Richard Eliezer atau Bharada E kenakan rompi tahanan Kejagung usai diserahkan dari Bareskrim Polri. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Ronny Talapessy, menyebut kliennya sudah bertemu dengan keluarganya. Pertemuan itu berlangsung menjelang sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Sudah, sudah, sebelum tahap dua ini sudah ketemu (keluarga). Persiapan untuk itu (persidangan)," kata Ronny di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (5/10/2022).

Ronny lalu mengungkapkan kondisi mental Bharada E usai bertemu keluarganya. Dia memastikan mental kliennya membaik dan konsisten pada keterangannya terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

"Sudah membaik. Bharada E baik, konsisten," ujarnya.

Ronny lalu mengaku diberi pesan dari keluarga Bharada E. Pesan tersebut, lanjut Ronny, berisi permintaan agar dirinya membela Bharada E dengan maksimal di persidangan.

"Ya keluarga mendukung ya, keluarga sampaikan kepada saya untuk tolong supaya pembelaannya maksimal. Saya sudah berkomunikasi dengan keluarga di Manado juga," ungkap dia.

Lebih lanjut, Ronny mengatakan kliennya siap kooperatif dan menghadiri persidangan offline. Dia juga meminta persidangan dilakukan secara offline untuk bisa membuktikan kebenaran kasus tersebut.

"Offline pun kami siap tidak ada masalah. Karena nilai pembuktiannya adalah baiknya di offline. Karena kalau online kan majelis hakim akan melihat, nilai pembuktiannya menurut kami kami ya tim pengacara adalah offline," tutur Ronny.

"Tapi nanti segala sesuatunya kita lihat, mengenai strategi persidangan nanti kita sampaikan step by step," pungkas dia.

Sebelumnya, Ronny Talapessy menyampaikan harapan agar kliennya bisa bertemu dengan keluarga sebelum persidangan dimulai. Dia mengatakan hal itu penting agar Bharada E bisa pulih dari trauma.

"Kita akan minta supaya klien saya bisa dipertemukan dengan orang tua untuk menguatkan mental, memulihkan trauma. Nanti kita akan minta ke kepolisan, penyidik," kata Ronny saat dihubungi, Sabtu (10/9).

Ronny mengatakan Bharada E belum bertemu dengan keluarganya sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yosua. Namun saat itu Ronny menuturkan pihaknya sedang fokus mengenai pemberkasan kasus yang menjerat Bharada E.

"Nanti, kita fokus ke pemberkasan dulu, tapi nanti salah satu pertimbangan sebelum persidangan akan minta untuk bertemu keluarga untuk memulihkan trauma," ujarnya.

Simak juga video 'Jadi Justice Collaborator, Bharada E Tak Dapat Perlakuan Khusus Kejagung':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT