ADVERTISEMENT

TNI Imbau soal Oknum Polisi Jilat Kue Ultah Tak Dibesar-besarkan

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 16:14 WIB
Seorang oknum polisi di Papua Barat ramai dikecam karena menjilat kue untuk perayaan HUT TNI. Polisi tersebut menyampaikan permintaan maaf. (dok Polda Papua Barat)
Oknum polisi di Papua Barat ramai dikecam karena menjilat kue untuk perayaan HUT TNI. Polisi tersebut menyampaikan permintaan maaf. (dok Polda Papua Barat)
Jakarta -

Oknum polisi di Papua Barat ramai dikecam setelah video menjilat kue untuk perayaan HUT ke-77 TNI viral di media sosial (medsos). Kapuspen TNI Laksamana Pertama (Laksma) TNI Kisdiyanto menyebut hal tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.

"Untuk video di atas, tentunya sudah ditangani oleh pihak kepolisian," kata Kisdiyanto kepada detikcom, Rabu (5/10/2022).

Kisdiyanto mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Polri terkait hal tersebut. Dia juga meminta persoalan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Kisdiyanto menegaskan TNI dan Polri tetap solid.

"Karena sudah ditindaklanjuti oleh atasan oknum tersebut, hal ini tidak perlu diperbesar karena TNI dan Polri solid," ujarnya.

Oknum Polisi Minta Maaf

Seorang oknum polisi di Papua Barat ramai dikecam setelah video menjilat kue untuk perayaan HUT ke-77 TNI viral di media sosial (medsos). Polisi tersebut menyampaikan permintaan maaf.

Dalam video yang beredar, tampak aksi tak etis itu dilakukan di dalam sebuah mobil. Selain oknum polisi yang menjilat kue untuk HUT ke-77 TNI, ada seorang polisi lain yang tertawa pada saat kejadian.

Kedua polisi tersebut saat ini ditahan di rutan Polda Papua Barat. Mereka akan diproses terkait pelanggaran yang dilakukan.

Berdasarkan video dari Bidhumas Polda Papua Barat, oknum polisi tersebut mengucapkan permintaan maaf dari balik jeruji. Dia mengatakan tak akan mengulangi perbuatannya.

"Kami berdua mohon maaf kepada institusi TNI dan Polri atas kesalahan yang sudah kami perbuat," kata polisi tersebut seperti dilihat dalam video yang diterima detikcom, hari ini.

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya, kami tak akan ulangi lagi. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," tambah polisi tersebut.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT