Golkar Beri Pesan ke TNI di HUT Ke-77: Tetap Solid-Jangan Mudah Diadu Domba

ADVERTISEMENT

Golkar Beri Pesan ke TNI di HUT Ke-77: Tetap Solid-Jangan Mudah Diadu Domba

Nahda Utami - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 12:56 WIB
Christina Aryani (dok. pribadi).
Christina Aryani (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan HUT ke-77 pada hari ini. Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar Christina Aryani menyampaikan sejumlah catatan kepada TNI.

"Di usianya yang ke-77, tentu TNI sudah semakin matang melalui berbagai upaya atau terobosan yang telah dilakukan selama ini, baik ke dalam yang terkait dengan penataan organisasi, personel, peralatan, maupun keluar dalam upaya menjalankan tugas sesuai undang-undang, serta merumuskan bentuk ancaman dan tantangan yang dihadapi," kata Christina kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).

Christina menyoroti kesejahteraan prajurit yang menurutnya membutuhkan dukungan anggaran. DPR, sebut Christina, terus mendorong agar segera menemukan solusi menyangkut penganggaran untuk TNI.

"Terkait peningkatan kesejahteraan prajurit yang membutuhkan dukungan anggaran. Kami di DPR berkomitmen untuk mendorong agar segera ada solusi menyangkut penganggaran sehingga kesejahteraan prajurit bisa ditingkatkan," ujar Christina.

Christina juga menyoroti terkait peningkatan kapasitas prajurit TNI. Dia melihat kemampuan prajurit TNI haruslah ditingkatkan sesuai tantangan dan dinamika yang ada.

"Menyangkut peningkatan kemampuan dan kapasitas prajurit yang harus terus dikembangkan sesuai tantangan dan dinamika lingkungan strategis yang ada. Bagi kami, kapasitas dan kapabilitas prajurit TNI sebagai SDM unggul harus menjadi perhatian penting, baik dari sisi pengetahuan kemiliteran maupun akademik yang mumpuni dan terlatih," jelas Christina.

Dia menegaskan, TNI harus tetap solid dan tidak mudah diadu domba. Menurutnya, soliditas TNI menjadi harga mati untuk menjaga marwah institusi TNI.

"TNI harus tetap memastikan dirinya solid, tidak mudah diadu domba, menciptakan friksi-friksi apalagi sampai muncul di permukaan dan menjadi konsumsi masyarakat luas. Soliditas menjadi harga mati karena di situ kita menjaga marwah institusi ini agar tetap disegani," ucapnya.

Menjelang tahun-tahun politik, Christina mengingatkan agar TNI dapat terus menjaga sumpah prajuritnya untuk tetap tegak lurus pada politik negara. Dia juga meminta TNI terus memperhatikan kelompok separatis, khususnya di wilayah Papua.

"Menjelang tahun-tahun politik ke depan kami mengingatkan agar TNI tetap mampu menjaga sumpah prajurit untuk tetap tegak lurus pada politik negara dan bukan politik praktis, apalagi dimanfaatkan untuk urusan-urusan politik kekuasaan," sebut Christina.

"Tantangan kelompok separatis, khususnya di Papua yang cenderung meningkat eskalasinya harus menjadi perhatian khusus sehingga upaya humanis yang dilakukan dapat berhasil dengan baik," imbuhnya.

(nhd/maa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT