Anies Klaim Sumur Resapan Bikin Genangan Cepat Surut

ADVERTISEMENT

Anies Klaim Sumur Resapan Bikin Genangan Cepat Surut

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 10:54 WIB
Anies cek banjir di Jalan Kemang Raya (Dok Instagram Anies Baswedan)
Anies cek banjir di Jalan Kemang Raya (Dok. Instagram Anies Baswedan)
Jakarta -

Sejumlah wilayah di DKI Jakarta terdampak banjir akibat hujan deras sejak kemarin. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sejak awal pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi, khususnya di kawasan cekungan.

"Kejadian hujan tadi malam yang amat lebat, tim DKI mengirimkan alat-alat mulai dari truk damkar sampai pompa mobile ke lokasi-lokasi yang cekung sebelum hujan," kata Anies Baswedan saat ditemui di Pesanggragan, Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).

"Jadi, kalau teman-teman lihat mendung, alat-alat itu sudah berada di lokasi-lokasi yang terduga akan mengalami genangan sampai banjir," tambahnya.

Anies memandang wilayah berbentuk cekungan paling berpotensi terdampak banjir. Karena itulah, kawasan ini perlu dilengkapi dengan sumur resapan.

"Karena memang tempat-tempat yang cekungan seperti inilah yang paling potensi. Di situlah yang harus dipompa. Di situlah jawaban mengapa sumur resapan itu penting. Sumur resapan itu penting untuk daerah yang cekung," ujarnya.

Anies menjelaskan di daerah tersebut pihaknya kerap mengandalkan pompa untuk mengalirkan air ke lokasi lain. Oleh karena itu, Anies meminta agar penanganan banjir di Jakarta tak sekadar dilihat dari segi politis semata.

"Kalau daerahnya tidak cekung air mudah mengalir. Tapi di daerah-daerah yang cekung ketika terjadi hujan dengan volume yang amat tinggi lalu diandalkannya pompa untuk mengalirkan ke tempat lain," jelasnya.

"Karena itu, yang dibutuhkan untuk ini adalah program sumur resapan di kawasan-kawasan yang cekung," tambahnya.

Anies menyampaikan, sejak kemarin tim gabungan terus berjibaku menyurutkan banjir ataupun genangan air. Anies menyebut saat ini jumlah genangan air mulai berkurang.

"Tim bekerja all out untuk menyedot itu semua. Lagi-lagi Jakarta ini memang, satu, kita mengalami hujan yang tinggi. Kedua, ada kawasan-kawasan yang cekung. Di kawasan cekung itulah kita perlu solusi sumur resapan," ucapnya.

Menurutnya, efektivitas sumur resapan terbukti dalam banjir yang saat ini melanda wilayah cekungan di Jakarta. Meskipun terendam air namun kecepatan surutnya tinggi.

"Terbukti di daerah-daerah yang sumur resapannya sudah terbangun dengan baik walaupun cekung terjadi genangan karena volume air hujan yang tinggi, tapi kecepatan surutnya menjadi sangat tinggi," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Jumlah titik banjir di DKI Jakarta kini tersisa sembilan RT. Kendati begitu, sebanyak 361 warga terdampak banjir masih bertahan di pengungsian.

"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 81 RT, saat ini menjadi sembilan RT atau hanya 0,030% dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," demikian keterangan yang disampaikan oleh Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta seperti dilihat, Rabu (5/10/2022). Data ini disampaikan BPBD DKI pada pukul 07.31 WIB.

Adapun ini merupakan data banjir per pukul 06.00 WIB. Titik banjir tersebar di sejumlah wilayah Jakarta, antara lain 2 RT di Jakarta Barat, 4 RT di Jakarta Timur, dan 3 RT di Jakarta Pusat.

Simak Video: Hujan Deras Guyur Jakarta, Sumur Resapan Malah Terendam Banjir

[Gambas:Video 20detik]

(taa/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT