Titik Banjir Jakarta Bertambah Jadi 31 RT, 50 Jiwa Mengungsi

ADVERTISEMENT

Titik Banjir Jakarta Bertambah Jadi 31 RT, 50 Jiwa Mengungsi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 20:17 WIB
Banjir di Jalan Puri Mutiara VII, Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022).
Banjir di Jalan Puri Mutiara VII, Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022). (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Titik banjir di DKI Jakarta bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat saat ini terdapat 31 RT serta enam ruas jalan yang kebanjiran.

"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di tujuh ruas jalan dan 16 RT, saat ini menjadi enam ruas jalan dan 31 RT atau hanya 0,102% dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan tertulis, Selasa (4/10/2022).

Isnawa menjelaskan data itu diambil per pukul 18.00 WIB. Adapun titik banjir tersebar di tiga wilayah Ibu Kota, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

50 Jiwa Mengungsi

Lebih lanjut, Isnawa menjelaskan sebanyak 50 jiwa yang terdiri dari 10 keluarga terdampak banjir di Kelurahan Pejaten Barat mengungsi di Musala Al Inayah.

Sejauh ini, sejumlah upaya telah dilakukan BPBD DKI, di antaranya menyiagakan petugas untuk memantau seluruh genangan di setiap wilayah, mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ucapnya.

Adapun, data wilayah yang terdampak sebagai berikut:

Jakarta Selatan terdapat 17 RT terdiri dari:

1. Kelurahan Pela Mampang
- Jumlah: 13 RT
- Ketinggian: 70 cm di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Krukut dan Kali Mampang
- Penyebab: Curah hujan tinggi, luapan Kali krukut dan Kali Mampang

2. Kelurahan Bangka
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 100 cm di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Mampang
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang

3. Kelurahan Cilandak Timur
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 170 cm di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Krukut
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut

4. Kelurahan Pejaten Barat
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 100 cm di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Sarua
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan kali Serua

Jakarta Barat terdapat 1 RT terdiri dari:

5. Kelurahan Sukabumi Selatan
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 60 cm di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Pesanggrahan
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

Jakarta Timur terdapat 13 RT terdiri dari:

6. Kelurahan Cipinang Melayu
- Jumlah: 11 RT
- Ketinggian: 40 cm di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Sunter
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Sunter

7. Kelurahan Kebon Pala
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 40 cm di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kali Cipinang
- Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Cipinang

8. Kelurahan Tengah
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 50
- Penyebab: Curah hujan tinggi

Jalan Tergenang terdapat 6 ruas jalan:

1. Jalan Pangeran Antasari No.88, RT.7/RW.7, Cipete Selatan
- Ketinggian air: 20 cm

2. Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kuningan Barat
- Ketinggian air: 20 cm

3. Jalan Tegal Parang Selatan, Mampang Prapatan
- Ketinggian air: 20 cm

4. Jalan Lenteng Agung Raya Kel. Tanjung Barat, Jagakarsa
- Ketinggian air: 40 cm

5. Jalan taman mini 1, Pinang Ranti, Makasar
- Ketinggian air: 30 cm

6. Jalan Raya Kalimalang, Cipinang Melayu, Makasar
- Ketinggian air: 45 cm

Lihat juga video 'Perumahan Pondok Karya Mampang Kebanjiran, Warga Harap Hujan Berhenti':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT