Mensos Risma Resmikan Program Air Bersih di 7 Lokasi di Serang

ADVERTISEMENT

Mensos Risma Resmikan Program Air Bersih di 7 Lokasi di Serang

Silvia Ng - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 18:27 WIB
Risma resmikan program air bersih di Serang
Risma resmikan program air bersih di Serang (Silvia Ng/detikcom)
Jakarta -

Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Serang, Banten. Risma meresmikan program pemberdayaan masyarakat untuk air bersih di 7 kecamatan yang berada di Kabupaten Serang.

Dalam kunker ini Risma didampingi oleh Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, Selasa (4/10/2022). Risma meresmikan Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Air Bersih di 7 kecamatan, yakni Kecamatan Kasemen, Kecamatan Pontang, Kecamatan Lebak Wangi, Kecamatan Tanara, Kecamatan Tirtayasa, Kecamatan Ragilan, dan Kecamatan Pamayaran.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat sekitar. Program air bersih di 7 kecamatan ini dibangun dengan anggaran Rp 3,1 miliar dalam waktu empat bulan.

Selain acara peresmian, masyarakat setempat juga dilatih untuk merawat dan mengelola mesin pengolahan air tersebut. Dalam kesempatan itu, mesin pengolahan air bersih itu diinspeksi dan juga turut dikonsumsi langsung oleh Risma dan Yandri.

Risma mengatakan program air bersih ini merupakan program yang memiliki urgensi tinggi karena berkaitan dengan kesehatan masyarakat, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

"Nah kemudian juga untuk jangka panjangnya, saya punya buktinya itu (air) yang mengandung timbal itu bisa membuat anak Down syndrome, belum yang kanker, jangka pendeknya ya diare sehingga (kalau sakit) pengeluaran masyarakat dan pemerintah itu lebih besar, karena itu ini sangat urgen menurut saya. Makanya kalau ada keluhan air saya coba dulukan tangani," kata Risma di lokasi.

"Karena sebetulnya karena mereka sakit itu juga BPJS kan uang negara juga harus keluar kan, rentetannya panjang itu air bersih itu," sambung dia.

Risma menjelaskan bahwa air memegang peranan besar terhadap kesehatan masyarakat. Dia menyebutkan air juga berdampak pada pertumbuhan anak.

"Solusi lokal seperti inilah yang bisa kita selesaikan untuk masyarakat, karena impact-nya besar. Impact-nya kalau kesehatan, kemudian impact-nya kepada anak-anak terutama pertumbuhan anak dan sebagainya. Air itu impact-nya sangat besar, pernah suatu saat ada penelitian 'kenapa anak di sini kok, mohon maaf, banyak yang Down syndrome', tapi ternyata setelah kita cek, airnya itu mengandung logam," jelas Risma.

"Nah sehingga air bersih menjadi sangat sesuatu yang akan berpengaruh berdampak kepada pertumbuhan anak pula, bukan hanya kesehatan bagi orang dewasa, tapi pertumbuhan anak," imbuhnya.

Risma juga berharap dengan program air bersih ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

"Jadi saya kira mudah-mudahan bermanfaat air bersih ini sehingga bisa membawa warga meningkat kesejahteraannya terutama kesehatannya karena mendapat air yang bagus," tutur Risma.

Simak juga video 'Mensos Risma: BLT Diturunkan Saat Kondisi Tak Stabil':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT