Cabut Pergub Penggusuran Era Ahok, Anies Kirim 2 Surat ke Kemendagri

ADVERTISEMENT

Cabut Pergub Penggusuran Era Ahok, Anies Kirim 2 Surat ke Kemendagri

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 04 Okt 2022 12:48 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (dok. detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mengupayakan pencabutan Peraturan Gubernur (Pergub) 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian/Penguasaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak sebelum 16 Oktober 2022. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap pihaknya akan mengirimkan dua surat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pencabutan Pergub penggusuran era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu.

"Ada dua surat ke Kemendagri, (pertama) terkait fasilitasi kemudian surat program pembentukan pergub itu juga sudah kami selesaikan," kata Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2022).

Riza menuturkan rencananya kedua surat itu akan dikirimkan ke Kemendagri pada hari ini. Riza menyatakan pihaknya berkomitmen mencabut Pergub Penggusuran sebelum 16 Oktober 2022.

"Akan kami upayakan. Pak Gubernur juga sudah sampaikan semua, surat-menyurat, pergub, dan lain-lain yang memang yang sudah disetujui, akan kami selesaikan sebelum tanggal 16 Oktober," sambungnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menemui massa aksi yang menuntut pencabutan Peraturan Gubernur (Pergub) 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian/Penguasaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak dari Pemprov DKI. Kepada massa aksi, Riza berjanji Pergub era Ahok dicabut sebelum purnatugas.

Adapun massa yang menggelar aksi hari ini datang dari Koalisi Rakyat Menolak Penggusuran (KRMP). Riza awalnya menjelaskan selama lima tahun terakhir, pihaknya tak pernah melakukan penggusuran. Ucapan Riza itu lantas disambut oleh sorakan massa aksi.

"Pertama saya sangat menghormati dan menghargai teman-teman dari masyarakat, mahasiswa, dan lain-lain yang meminta tidak boleh ada penggusuran di DKI Jakarta. Kedua selama lima tahun ini kami tidak pernah melakukan penggusuran," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/9).

"Bohong!" teriak warga.

"Yang mana coba? Yang mana?," balas warga lainnya.

Massa aksi lantas menagih janji Gubernur Anies Baswedan yang ingin mencabut Pergub penggusuran era Ahok itu. Mereka kemudian mengancam akan menduduki Balai Kota DKI Jakarta apabila pergub itu tak kunjung dicabut.

"Kepastian? kita nggak butuh proses mengulang, jika dalam dua minggu tidak dicabut kami pastikan kami sendiri yang akan menduduki Balai Kota," kata salah satu perwakilan massa aksi.

"Satu lagi, Pak, kewenangan mencabut itu tidak ada di Mendagri, dia cuma fasilitasi, jadi sekarang yang kita tunggu komitmen gubernur, mau cabut apa enggak Pak, soalnya kalau kita dipimpin oleh Pj Gubernur, bisa seluas apa kewenangannnya?" lanjut massa aksi itu.

Riza lalu menyatakan saat ini pergub penggusuran sedang dalam proses pencabutan. Dia pun memastikan pergub era Ahok itu akan dicabut sebelum 16 Oktober 2022.

"Tadi sudah saya sampaikan insyaallah sebelum 16 Oktober pergubnya sudah dicabut," ujar Riza.

(taa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT