ADVERTISEMENT

Polda Metro Dukung Penuh Penunjukan AKBP Putu Jadi Kapolres Malang

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 23:34 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan (dok Istimewa)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan (dok Istimewa)
Jakarta -

Mabes Polri mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidyat buntut tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang. AKBP Ferli digantikan oleh AKBP Putu Kholis Aryana.

Polda Metro Jaya mendukung penunjukan AKBP Putu Kholis ini. Diketahui, AKBP Putu Kholis saat ini menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

"Iya betul, itu TR dari Mabes Polri," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

Polda Metro mendukung penunjukan AKBP Putu Kholis sebagai Kapolres Malang. Putu Kholis dinilai mumpuni untuk mengatasi persoalan terkait insiden Kanjuruhan ini.

"Tentu pimpinan Polri telah menunjuk perwira yang tepat yang dianggap mampu untuk menjadi Kapolres Malang guna dapat segera mengatasi persoalan yang ada di sana, khususnya pascakejadian di Kanjuruhan," imbuh Zulpan.

Kapolres Malang Dicopot

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Pencopotan jabatan kapolres itu buntut tragedi Kanjuruhan, Malang.

"Menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang," kata Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022).

AKBP Ferli Hidayat selanjutnya dimutasikan sebagai Pamen SDM Polri. Sedangkan jabatan Kapolres Malang kini diisi oleh AKBP Putu Kholis Aryana.

"AKBP Putu Kholis yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya," ujar Dedi.

Menko Polhukam Mahfud Md sebelumnya meminta Polri mengumumkan tindakan penertiban dan penegakan hukum terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Dia meminta Polri menegakkan disiplin kepada pejabat Polri.

"Penegakan disiplin kepada pejabat struktural Polri di daerah terjadinya peristiwa," kata Mahfud dalam jumpa pers daring di kanal YouTube Kemenko Polhukam RI.

Dia meminta Polri mengevaluasi pejabat di Jawa Timur buntut insiden Kanjuruhan yang menyebabkan 125 orang tewas.

"Polri juga diminta melakukan evaluasi terhadap semua jabatan di Provinsi Jawa Timur. Itu tadi keputusannya," katanya.

Lihat Video: 9 Komandan Brimob di Polda Jatim Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT