Tepis Isu Anies 'Ditarget' Jadi Tersangka, Pimpinan KPK Bersandar ke 2 Hal

ADVERTISEMENT

Tepis Isu Anies 'Ditarget' Jadi Tersangka, Pimpinan KPK Bersandar ke 2 Hal

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 20:26 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata didampingi Plt Jubir KPK Ali Fikri memberi pernyataan pers terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di Gedung KPK, Rabu (8/1/2019). KPK menunjukkan barang bukti suap yang disita dalam OTT tersebut.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjawab terkait isu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipaksakan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi Formula E. Lalu, apa kata Alex?

"Saya tidak merasa terintimidasi atau merasa saya seolah dipaksa untuk menghentikan suatu kasus atau melanjutkan suatu kasus. Saya betul-betul hanya berpegang pada aturan dan kemudian bersandarkan pada alat bukti, itu saja menjadi sandaran kami di KPK," kata Alex kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Ada dua hal yang menjadi sandaran KPK dalam memproses kasus, termasuk kasus Formula E, yakni aturan dan alat bukti. Alex mengatakan saat ini kasus Formula E sudah sedikit terungkap. Menurutnya, KPK mempertimbangkan proses penyelidikan kasus Formula E dibuka secara gamblang agar masyarakat tak curiga terhadap KPK.

"Kami sudah mempertimbangkan juga bagaimana proses lidik itu kita buka saja supaya masyarakat temen-temen wartawan juga mengetahui apa sih dari hasil lidik itu yang diperoleh oleh KPK. Dari keterangan para saksi yang sudah dipanggil apa yang mereka terangkan. Supaya apa? Supaya masyarakat tidak lagi curiga seolah-olah kami ini mengkriminalisasi seseorang," ucapnya.

Alex menegaskan KPK tidak pernah mentarget seseorang untuk menjadi tersangka. Termasuk kasus dugaan korupsi Formula E yang menyeret Anies.

"Saya selalu sampaikan KPK tidak pernah menargetkan orang. Bahkan saya sampaikan beberapa kali bahwa KPK belum pernah menyebutkan seseorang sebagai tersangka karena masih dalam proses penyelidikan," tegasnya.

Anies sendiri sempat dicecar pertanyaan wartawan tentang laporan Koran Tempo yang menyajikan Ketua KPK Firli Bahuri memaksakan dugaan kasus Formula E naik penyidikan. "Siap-siap," tanggap Anies, singkat, di sela peresmian markas Pemuda Pancasila, Sabtu (10/10) lalu.

Simak Video: KPK Bantah Firli Bahuri Paksakan Anies Baswedan Jadi Tersangka

[Gambas:Video 20detik]



(fas/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT