Kebakaran Tangki di Pelabuhan Banten, 331 Ribu Liter Solar Ludes Terbakar

ADVERTISEMENT

Kebakaran Tangki di Pelabuhan Banten, 331 Ribu Liter Solar Ludes Terbakar

M Iqbal - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 16:02 WIB
Konferensi pers terkait kebakaran tangki di Pelabuhan Pelindo Banten (M Iqbal/detikcom)
Konferensi pers terkait kebakaran tangki di Pelabuhan Pelindo Banten. (M Iqbal/detikcom)
Serang -

Kebakaran melanda tangki solar milik PT Taruna Bina Sarana di Pelabuhan Pelindo Banten. Akibat kebakaran itu, 331 ribu liter solar habis terbakar.

Kebakaran tangki solar ini terjadi pada Sabtu (1/10/2022), sekitar pukul 23.15 WIB. Hasil laporan sementara kebakaran disebabkan sambaran petir sesaat sebelum api menghanguskan tangki.

"Pada Sabtu, 1 Oktober pukul 23.15 WIB, terjadi kebakaran satu unit tangki kami 2003 dengan kapasitas 12 kiloliter yang berisi solar milik PT Mitra Utama Energi, di tangki tersebut berisi 331 kiloliter. Kebakaran diduga dari sambaran petir pada sat hujan. Di wilayah Ciwandan, pada saat itu hujan sangat deras terjadi petir itu yang diduga menjadi penyebab kebakaran ini," kata Manajer Terminal PT Taruna Bina Sarana, Octo kepada wartawan di Cilegon, Senin (3/10).

Octo mengatakan perusahaannya hanya menyewakan tangki. Sementara solar yang terbakar merupakan milik PT Mitra Utama Energi. Saat peristiwa terjadi, lanjut Octo pihaknya langsung menghubungi pihak pemadam dan beberapa pihak terkait termasuk polisi.

"Kita langsung action cepat dengan menghubungi beberapa terkait, Pelindo, Damkar juga mengirimkan 5 unit jadi total ada 6 unit membantu kami pemadaman tangki 2003," katanya.

Terkait nilai kerugian, pihak perusahaan masih menghitung nilai tersebut. Kondisi tangki saat ini masih digaris polisi untuk kepentingan penyelidikan.

"Kerugian kami masih memperhitungkan berapa total kerugian kami, yang sudah dapat dipastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini TKP sudah di-police line dan sudah dilakukan olah TKP oleh Polres Cilegon dan saat ini kami stop dan tidak ada operasional untuk membantu proses penyidikan berjalan lancar," tuturnya.

(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT