Kabar Pintu Stadion Kanjuruhan Tertutup Saat Tragedi, Ini Kata Pihak Arema

ADVERTISEMENT

Kabar Pintu Stadion Kanjuruhan Tertutup Saat Tragedi, Ini Kata Pihak Arema

M Bagus Ibrahim - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 15:40 WIB
Tribun Maut Stadion Kanjuruhan Saksi Bisu Tewasnya 125 Orang
Tribun Maut Stadion Kanjuruhan. (Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang -

Korban Tragedi Kanjuruhan mengaku sejumlah pintu keluar stadion tertutup saat kerusuhan pecah. Kondisi itu membuat suporter kesulitan menyelamatkan diri dari gas air mata yang ditembakkan oleh petugas keamanan.

Media Officer (MO) Arema FC Sudarmaji mengatakan bahwa kabar tentang pintu stadion yang tertutup itu masih dalam proses investigasi pihak berwajib. Pihaknya tak mau berspekulasi sebelum hasil investigasi keluar. Mereka belum bisa memastikan apakah pengakuan suporter soal pintu stadion tertutup tersebut benar atau tidak.

"Itu bagian dari proses investigasi. Jadi ditunggu aja, apakah benar-benar pintu ditutup atau dibuka. Karena itu kita menghormati dan menghargai investigasi yang sedang berjalan," ujar Sudarmaji saat konferensi pers di Kantor Arema FC, Kota Malang, seperti dilansir detikJatim, Senin (3/10/2022).

Karena itu, lanjut Sudarmaji, manajemen Arema FC hanya bisa pasrah dan menyerahkan semuanya kepada petugas yang melakukan investigasi. Menurutnya, saat ini pihaknya lebih fokus pada penanganan korban Tragedi Kanjuruhan.

"Sekali lagi, Manajemen Arema FC fokus pada tanggap darurat yang direkomendasikan kepada Manajemen Arema FC. Jadi kita lagi fokus menangani korban.," terangnya.

Seperti diketahui, kericuhan sempat terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10). Lantaran kesulitan menangani massa yang cukup besar, petugas kepolisian mengeluarkan tembakan gas air mata.

Baca selengkapnya di sini

Simak Video: Yang Terjadi Bila Seseorang Terpapar Gas Air Mata

[Gambas:Video 20detik]




(idh/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT