Total yang Meninggal di Kanjuruhan, Ini Update Data dan Rinciannya

ADVERTISEMENT

Total yang Meninggal di Kanjuruhan, Ini Update Data dan Rinciannya

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 11:59 WIB
Total yang Meninggal di Kanjuruhan: Data Terbaru dan Rinciannya
Total yang Meninggal di Kanjuruhan: Data Terbaru dan Rinciannya | Foto: AP/Trisnadi
Jakarta -

Data total yang meninggal di Kanjuruhan simpang siur. Menurut Kapolri, data terbaru total korban meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, adalah sebanyak 125 jiwa.

Berikut ini informasi lengkap terkait rincian data korban tragedi Kanjuruhan termasuk jumlah korban yang meninggal.

Total yang Meninggal di Kanjuruhan: 125 Jiwa

Data terbaru total korban meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, telah dipaparkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Hingga saat ini, kata Kapolri Sigit, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan kab/kota, total yang meninggal di Kanjuruhan sebanyak 125 orang.

"Saat ini data terakhir hasil pengecekan verifikasi Dinkes jumlahnya 125, tadi 129, karena ada tercatat ganda. Kemudian tentunya kami lakukan langkah-langkah lanjutan dengan tim DVI kemudian tim penyidik melakukan pendalaman lebih lanjut untuk menginvestigasi secara tuntas dan nanti hasilnya kita sampikan ke seluruh masyarakat," kata Sigit saat jumpa pers di Malang, Jawa Timur, Minggu (10/2) malam.

Total yang Meninggal di Kanjuruhan: Data Terbaru dan RinciannyaTotal yang Meninggal di Kanjuruhan: Data Terbaru dan Rinciannya | Foto: AP/Dicky Bisinglasi

Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan: 323 Luka

Jumlah korban tragedi keruuhan di Stadion Kanjuruhan, Malnag, juga telah disampaikan oleh Menko PMK Muhajir Effendy. Total korban tragedi Kanjuruhan di Malang adalah sebanyak 448 orang. Jumlah tersebut merupakan data akumulasi 323 korban luka-luka dan 125 total yang meninggal di Kanjuruhan.

"Hasil akhir dari korban yang sudah diverifikasi semua pihak termasuk Polri dan penyelenggara ada 448 korban," kata Muhadjir usai melakukan rapat koordinasi di Pendopo Panji, Kepanjen, Malang, dilansir detikJatim, Senin (3/10/2022).

Muhajir merinci dari jumlah 448 korban Kanjuruhan tersebut, di antaranya sebanyak 302 orang mengalami luka ringan dan 21 orang mengalami luka berat. Dengan penjelasan ini diharap tidak ada lagi simpang siur atau spekulasi tentang data jumlah korban Kanjuruhan.

"Dengan penjelasan ini saya harap tidak ada lagi spekulasi," kata dia.

Korban Kanjuruhan Terbesar Ketiga Tragedi Sepakbola Dunia

Menko Polhukam Mahfud Md menyampaikan pernyataan terkait tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sampai saat ini, kata Mahfud, jumlah korban tewas tragedi Kanjuruhan tidak kurang dari 125 orang.

"Dalam pertandingan sepakbola telah menjatuhkan (korban) sampai saat ini yang diketahui tidak kurang dari 125, kalau tidak bertambah, mudah-mudahan tidak bertambah, karena sekarang masih ada yang di rumah sakit," kata Mahfud dalam konferensi pers, Senin (3/10/2022).

Mahfud menyebut, kalau total yang meninggal di Kanjuruhan sebanyak 125 jiwa itu tidak bertambah, maka Indonesia akan jadi negara terbesar ketiga dengan jumlah korban tragedi sepakbola terbesar di dunia.

"Kalau tidak bertambah kita akan menjadi negara terbesar ketiga yang dunia persepakbolanya memakan korban terbesar di dunia," lanjutnya.

Mahfud menyebut urutan pertama adalah Peru dengan jumlah lebih dari 320 korban jiwa. Selanjutnya, ada Ghana dengan 126 korban jiwa.

Penyebab Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Seperti diberitakan sebelumnya, tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, terjadi pasca-pertandingan Arema FC vs Persebaya pada hari Sabtu (1/10/2022). Jumlah korban Kanjuruhan sebanyak 448 orang, sebanyak 125 orang meninggal, 302 orang alami luka ringan dan 21 orang lainnya luka berat.

Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Nico Afinta mengungkap penyebab total yang meninggal di Kanjuruhan sebanyak 125 jiwa adalah karena penumpukan massa. "Terjadi penumpukan di dalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas kekurangan oksigen," kata Nico, dilansir detikJatim, Minggu (2/10).

Kadinkes Kabupaten Malang Wiyanto Widodo juga menyebut penyebab korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan adalah karena mayoritas mengalami sesak nafas dan terinjak-injak karena panik.

Sementara Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan tragedi Kanjuruhan Malang bukan disebabkan bentrok antarsuporter. Melainkan penyebab total yang meninggal di Kanjuruhan sebanyak 125 orang karena desak-desakan dan terinjak.

"Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antarsuporter Persebaya dengan Arema. Sebab pada pertandingan itu suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton," kata Mahfud dalam akun Instagram-nya seperti dilihat detikcom, Minggu (2/10/2022). Ejaan di tulisan Mahfud sudah disesuaikan.

Lihat juga Video: Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan saat Dipeluk Menko PMK

[Gambas:Video 20detik]





(wia/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT