Ketum Horas Bangso Batak Apresiasi Penahanan Putri Candrawathi

ADVERTISEMENT

Ketum Horas Bangso Batak Apresiasi Penahanan Putri Candrawathi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 11:52 WIB
Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul
Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul Foto: dok ist
Jakarta -

Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait penahanan istri Ferdi Sambo, Putri Candrawati sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat. Dia juga berharap nantinya Sambo bisa dihukum maksimal.

"Kami gabungan ormas-ormas masyarakat, ada PBB (Pemuda Batak Bersatu) juga, ada HBB (Horas Bangso Batak), dengan ini menyampaikan apresiasi kepada Kapolri, kepada timsus dan jajarannya yang telah melakukan penahanan terhadap PC sebagai tersangka pelaku pembunuhan berencana," kata Lamsiang, Senin (3/10/2022).

Lamsiang menyesalkan Sambo melakukan rekayasa kematian Brigadir Yosua dengan melibatkan banyak banyak oknum. Karena itu, dia berharap nantinya Sambo dan para tersangka lainnya dituntut maksimal.

"Kami tetap menuntut agar PC, Sambo dan kawan-kawan dituntut dengan hukuman yang seberat-beratnya, karena perbuatannya sudah kelewat batas," ujar Lamsiang.

"Untuk itu, apakah Ferdy Sambo harus dihukum mati? Hukum mati Ferdy Sambo. Kepada jaksa, kepada pengadilan, jangan pernah main-main, karena kalau ini dimainkan rakyat Indonesia akan bergerak, ini bukan saja masalah orang Batak tapi ini masalah semua rakyat Indonesia. Terima kasih saya sampaikan kepada Kapolri, Kejaksaan dan pengadilan," sambungnya.

Diketahui, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, resmi ditahan Polri di kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat. Penahanan Putri itu disampaikan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Hari ini juga kami telah melaksanakan pemeriksaan terkait dengan kondisi pemeriksaan baik kondisi jasmani dan melakukan pemeriksaan psikologi," kata Kapolri dalam konferensi pers, Jumat (30/9/2022).

Berdasarkan pemeriksaan jasmani dan psikologi, Putri disebut dalam keadaan baik. Atas hal itu, Polri memutuskan Putri ditahan di Rutan Mabes Polri untuk mempermudah penyerahan tahap dua ke Kejagung.

Kapolri Jenderal Sigit menegaskan kembali komitmen Polri untuk memproses kasus Sambo secara transparan. Dia menyatakan hal itu sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

"Sesuai dengan komitmen kami untuk memproses secara tegas transparan tidak pandang bulu, tidak ada yang ditutup-tutupi," ujar Kapolri.

(hri/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT