ADVERTISEMENT

Rentetan Memilukan Tragedi Kanjuruhan hingga 125 Nyawa Melayang

Tim detikJatim - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 11:27 WIB
Suporter bakar kursi dan benda-benda di dalam stadion Kanjuruhan
Suporter bakar kursi dan benda-benda di dalam stadion Kanjuruhan. (M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Malang -

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, menewaskan 125 orang. Kondisi stadion pun saat ini porak-poranda imbas dari kejadian itu.

Peristiwa itu terjadi seusai laga Arema Fc vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022) malam. Kejadian terjadi karena para suporter berdesakan keluar stadion karena panik setelah tembakan gas air mata terlihat di mana-mana.

Seperti apa kejadian tersebut? Simak kilas balik kondisi Stadion Kanjuruhan saat kerusuhan terjadi:

1. Pukul 22.04 WIB: Laga Usai, Sebagian Aremania Turun ke Lapangan

Big match tersebut berakhir pada pukul 22.04 WIB. Seperti pada laga-laga sebelumnya, seusai laga, segenap pemain Arema berkumpul untuk menyapa Aremania di tribun.

Satu menit berselang, skuad Arema menuju ke ruang ganti. Namun sejumlah suporter turun ke lapangan. Menurut Kapolda Jatim Nico Afinta, ada 3.000-an suporter yang turun ke lapangan.

"Kami juga ingin menyampaikan bahwa dari 40 ribu penonton yang hadir kurang lebih, tidak semuanya anarkis, tidak semuanya kecewa, hanya sebagian yaitu sekitar 3.000-an yang masuk turun ke tengah lapangan. Sedangkan yang lainnya tetap di atas (tribun)" kata Nico, seperti dilansir detikJatim, Minggu (2/10).

Pihak kepolisian mencoba mendorong suporter dari lapangan. Namun suporter yang turun malah lebih banyak.

2. Pukul 22.09 WIB: Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Polisi menembakkan gas air mata pukul 22.09 WIB. Awalnya, gas air mata hanya ditembakkan di area lapangan.

Namun, setelah itu, polisi menembakkan gas air mata ke arah tribun 11 dan 12. Gas air mata ditembakkan berulang kali.

Suporter di tribun panik. Mereka mulai bergerak menuju pintu keluar untuk menyelamatkan diri masing-masing.

Karena berdesak-desakan, banyak suporter terjatuh dan terinjak-injak. Sebagian juga terlihat pingsan. Mereka yang pingsan lalu dievakuasi oleh suporter lainnya ke luar stadion.

3. Pukul 22.30 WIB: Sebagian Suporter Terkapar-Mobil Dibakar

Tampak banyak suporter yang sudah terkapar pada pukul 22.30 dan sebagian dipastikan meninggal di lokasi sebelum dilakukan pertolongan. Ambulans datang silih berganti untuk mengangkut para korban ke sejumlah rumah sakit.

Baca selengkapnya di sini.

(idh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT