Takziah Korban Kanjuruhan, Sekjen PPP Instruksikan Kader Salat Ghaib

ADVERTISEMENT

Takziah Korban Kanjuruhan, Sekjen PPP Instruksikan Kader Salat Ghaib

Atta Kharisma - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 10:47 WIB
Sekjen PPP Takziah
Sekjen PPP dan pengurus PPP takziyah ke kediaman pengurus PPP Kota Malang yang puterinya menjadi salah satu korban tragedi Kanjuruhan (Foto: PPP)
Jakarta -

Tewasnya ratusan suporter dan aparat kepolisian pasca laga Arema FC dan Persebaya Sabtu (1/10) menjadi tragedi bagi bangsa Indonesia. Sekjen Partai Persatuan Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mewakili keluarga besar partai mengungkapkan belasungkawa untuk para korban yang meninggal di peristiwa tersebut.

Arwani bersama Ketua DPP PPP Gus Hakim, DPW PPP Jawa Timur, Ketua DPC PPP Malang Raya dan sejumlah fungsionaris pengurus PPP melakukan takziah ke kediaman pengurus PPP Kota Malang yang putrinya menjadi korban tragedi Kanjuruhan di Kelurahan Muharto, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

"Keluarga besar PPP menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya suporter dan aparat dalam insiden Kanjuruhan Malang. Salah satu korban meninggal dunia tragedi Kanjuruhan merupakan putri dari pengurus PPP Kota Malang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/10/2022).

Selain itu, Arwani beserta rombongan turut melaksanakan tahlil bersama masyarakat yang tengah melakukan takziah."Kami instruksikan kepada seluruh kader untuk melakukan salat ghaib kepada para korban tragedi Kanjuruhan. Semoga para korban husnul khotimah," ucapnya.

Arwani meminta aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi secara tuntas atas insiden tersebut agar duduk persoalannya menjadi terang.

"Pengungkapan kasus diikuti dengan penegakan hukum yang seadil-adilnya," tegasnya.

Terkait dengan sepakbola di Indonesia, Arwani mengatakan peristiwa ini menjadi momentum untuk melakukan koreksi tata kelola sepakbola di Indonesia. Ia menyayangkan sepakbola yang seharusnya menjadi ajang persatuan dan sportivitas malah justru menjadi pemicu kekerasan.

"Opsi untuk men-shutdown sepakbola di Indonesia tepat untuk memastikan tata kelola sepakbola di Indonesia menjadi lebih baik," pungkasnya.

(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT