Gayus Lumbuun Serukan Evaluasi Total Hakim, Mahfud Md Kumpulkan Ahli

ADVERTISEMENT

Gayus Lumbuun Serukan Evaluasi Total Hakim, Mahfud Md Kumpulkan Ahli

Andi Saputra - detikNews
Senin, 03 Okt 2022 09:59 WIB
Gayus Lumbuun
Gayus Lumbuun (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mantan hakim agung Gayus Lumbuun menyerukan evaluasi total hakim. Hal itu terkait ditangkapnya hakim agung Sudrajad Dimyati oleh KPK.

"Ini ledakan hukum. Di dunia ini menyedihkan. Bagaimana investor asing mengetahui ada hakim agung ditangkap. Ini menyedihkan sekali negara ini," kata Gayus Lumbuun kepada wartawan, Senin (3/10/2022).

Penangkapan terhadap hakim agung tidak hanya menggemparkan di dalam negeri, tetapi juga secara internasional. MA sebagai benteng pencari keadilan terakhir nyaris runtuh.

"Ini haris dievaluasi carut marut pengadilan ini. Kita tidak bisa berdiam diri, bagi saya ini berkah yang terselubung," ucap Gayus.

Menurut Gayus, kegundahan hatinya sudah diutarakan 7 tahun lalu. Yaitu saat Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar ditangkap KPK dan setelahnya hakim-hakim yang ditangkapi KPK. Oleh sebab itu dibutuhkan kocok ulang hakim dan aparat pengadilan.

"Saatnya Presiden harus mengambil resiko. Presiden Jokowi hanya sampai 2024. Pak Kokowi harus meninggalkan sejarah yang baik," ujar Gayus Lumbuun.

Di sisi lain, Menko Polhukam akan mengundang sejumlah nama untuk diskusi soal Reformasi Hukum di Bidang Peradilan. Dalam surat yang beredar, diskusi itu akan dilakukan pada Selasa (4/10) esok. Sejumlah nama yang diminta hadir yaitu:

1. Prof Harkristutui Harkrisnowo
2. Prof Indriyanto Seno Adji
3. Mantan hakim MK I Dewa Gede Palguna
4. Mantan hakim MK Maruarar Siahaan
5. Feri Amsari
6. Prof Marcus Proyo Guntarto
7. Zainal Arifin Mochtar
8. Bivitri Susanti
9. Donal Fariz
10. Asep Iwan Iriawan
11. Boyamin Saiman
12. Chandra Hamzah
13. Ery Ryana Hardjapamengkas

(asp/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT