Di Depan Kader Pemuda Pancasila, Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan-Kesatuan

ADVERTISEMENT

Di Depan Kader Pemuda Pancasila, Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan-Kesatuan

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2022 19:59 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri undangan acara peresmian Kantor Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP) di Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat. Di depan kader PP, Jenderal Sigit bicara pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Mungkin yang pertama saya ucapkan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada kami dan suatu kehormatan kami mendapatkan kesempatan untuk bersama-sama meresmikan gedung baru. Kalau kita sudah bicara Pancasila walaupun kita berbeda-beda tapi kita tetap satu dan satu di dalam ideologi Pancasila," kata Sigit dalam sambutannya, Sabtu (1/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Sigit mengingatkan kepada seluruh pihak terkait bangsa Indonesia yang akan menghadapi Pemilu serentak 2024. Menurut Sigit, semua pihak harus memiliki rasa semangat dan kepentingan bersama dalam menghadapi pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Dia menegaskan soal menjaga dan menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit PrabowoKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Foto: dok. istimewa

Sigit menyebut pelaksanaan Pemilu 2024 harus lebih baik dibandingkan tahun 2019 lalu. Sebab, untuk pelaksanaan Pemilu selanjutnya tidak boleh ada lagi polarisasi maupun isu politik identitas.

"Saya hanya mengingatkan bahwa yang namanya persatuan dan kesatuan kita adalah sila ketiga dari Pancasila. Jadi ketika kita bicara politik bangsa, maka politik yang harus kita sampaikan kepada masyarakat adalah politik dan ideologi Pancasila. Jadi itu yang saya pesankan," ucap Sigit.

Oleh karena itu, Sigit berharap siapapun yang nantinya akan menjadi calon presiden (capres) di Pemilu 2024 harus mampu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Serta, menyampaikan gagasan serta visi dan misi Indonesia maju.

"Dengan demikian kita bisa menghindari perpecahan, kita bisa menghindari terjadinya polarisasi. Karena ke depan yang kita butuhkan adalah persatuan dan kesatuan," ujarnya.

Lebih lanjut, Sigit menekankan seluruh elemen bangsa harus menjaga Pancasila dan tujuan nasional demi mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Karena itu, Sigit menyebut diperlukan adanya sinergitas dan soliditas seluruh elemen bangsa guna mencapai cita-cita tersebut.

"Sekali lagi, karena kita boleh apa saja, agama kita boleh apa saja, bicara Pancasila maka kita bicara ideologi negara maka kita semua menjadi satu karena Pancasila. Dan kita semua sudah membuktikan bahwa itu adalah dasar negara yang harus selalu kita pertahankan sampai kapanpun," pungkasnya.

(fas/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT