Minta Maaf, Pendeta Gilbert Luruskan Ucapannya Terkait Brigadir J

ADVERTISEMENT

Minta Maaf, Pendeta Gilbert Luruskan Ucapannya Terkait Brigadir J

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 01 Okt 2022 19:06 WIB
Pendeta Gilbert Lumoindong
Pendeta Gilbert Lumoindong (Foto: Instagram @pastorgilbertl)
Jakarta -

Pendeta Gilbert Lumoindong mengklarifikasi pernyataannya terkait Brigadir Yosua yang menuai kontroversi. Gilbert pun kemudian menyampaikan permintaan maafnya.

"Saya atas nama pribadi menyampaikan maaf sebesar-besarnya untuk keluarga Pak Samuel Hutabarat dan Ibu Rosti Simanjuntak, orang tua Brigadir J, jika ada pernyataan-pernyataan saya yang mengecewakan dan menyakitkan," kata Gilbert dilihat dari akun YouTube pribadinya, Sabtu (1/10/2022).

Dalam perbincangan dengan detikcom, Gilbert Lumoindong memberikan penjelasan terkait pernyataannya itu. Gilbert menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin masyarakat melihat kasus pembunuhan Brigadir J ini dari dua sisi.

"Jadi kan itu gini, bahwa itu kan (dugaan pelecehan terhadap Putri Candrawathi adalah hasil) rekonstruksi polisi ya, bahwa Pak Mahfud Md bilang ada alasan dewasalah, terlalu vulgarlah, jadi waktu rekonstruksi kan jelas ada kejadian. Jadi saya tidak mengarang apa pun," kata Gilbert.

"Kemudian saya melihat nggak ada yang berani bicara ini (soal dugaan pelecehan), sebetulnya itu saja. Kok di rekonstruksi ada, di pernyataan ada, tapi nggak ada yang berani ngomong," tambahnya.

Gilbert Lumoindong mengaku bersuara untuk Putri Candrawathi. Gilbert menjelaskan dirinya hanya ingin masyarakat tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah, karena ada pernyataan Putri Candrawathi yang mengaku dirinya mendapatkan penjelasan.

"Nggak (membela Ferdy Sambo), saya bersuara lebih kepada untuk Ibu Putri. Tolong dipisahkan antara Ibu Putri dengan Pak Ferdy Sambo. Kalau dengar pernyataan saya yang jelas, saya bilang yang salah ya salah, tetapi yang tidak salah, kan ini kan ada dugaan perkosaan bukan di Duren Tiga, tapi kejadian yang di Magelang itu kan perkosaan," katanya.

Glbert meminta agar masyarakat menyerahkan proses hukum kepada aparat kepolisian. Ia juga berharap agar masyarakat menyerahkan apa pun keputusan pengadilan nantinya.

"Jadi saya sebetulnya hanya bela Ibu Putri, ini lho ada kasus ini kenapa sih nggak pakai asas praduga tak bersalah, ayo kasih kesempatan kepada pengadilan, karena yang kita lihat sekarang sudah trial by mass jadi apa pun keputusan hakim nggak akan mungkin dipercaya. Saya hanya mau masyarakat jujur bahwa ada dua sisi dari mata uang, apa sih sampai orang bintang dua berani membunuh atau memerintahkan membunuh itu kondisinya apa," jelasnya.

Terlepas dari apa yang dilakukan Ferdy Sambo, Gilbert mengatakan kebenaran harus ditegakkan. "Saya katakan kesalahan katakanlah salah, kebenaran katakanlah benar," tuturnya.

Baca di halaman selanjutnya: Gilbert Lumoindong diberi peringatan keras GBI

Simak juga 'Kapolri Pastikan Sambo Cs Bakal Ditampilkan Saat Pelimpahan Tahap Dua':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT